oleh

PDAM Klarifikasi Pernyataan Lapor Warga ke Polisi

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Direktur Umum PDAM Bima, H Usman HAR mengklarifikasi pernyataan sebelumnya telah melaporkan warga Kelurahan Nungga ke pihak Kepolisian. Pernyataan tersebut diakui keliru disampaikan staf PDAM ke media massa.

Direktur PDAM Kabupaten Bima, H. Usman HAR. Foto: Bin
Direktur PDAM Kabupaten Bima, H. Usman HAR. Foto: Bin

“Yang benar itu, kami menyampaikan informasi dan pemberitahuan kepada Polisi terkait penutupan mata air. Bukan melaporkan ke jalur hukum. Jadi kemarin itu keliru,” terangnya kemarin.

H Usman mengaku, pihaknya berkewajiban menyampaikan informasi kepada Kepolisian karena air masalah vital bagi kehidupan manusia. Bila terjadi apa-apa, pihak Kepolisian juga diharapkan bisa mengantisipasi.

“Kami berkoordinasi usai penutupan air. Ada bukti surat yang kami kirim. Tidak ada kami melaporkan warga,” akunya.

Hingga kini kata dia, penutupan air PDAM di Toloweri masih dilakukan warga. Belum ada solusi kongkrit untuk menyelesaikan masalah tersebut, karena warga bersikerasi agar semua tuntutan mereka diterima.

“Tuntutan warga makin banyak setelah muncul informasi PDAM melaporkan mereka ke Polisi. Warga juga menginginkan pertemuan dilakukan di Nungga,” terangnya.

Untuk membahas masalah ini, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan aparat Kepolisian, TNI dan Kesbangpol. Pertemuan tersebut sifatnya koordinatif untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Kami juga sudah melaporkan masalah ini ke Bupati Bima dan menyampaikan kronologis kejadian. Kami masih menunggu petunjuk dari beliau,” ujar H Usman.
*Ady

Komentar

Kabar Terbaru