33 Santri Desa Mandala-Wera Dikhatam Massal, Bupati Bima Bangga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Saat kunjungan kerja beserta rombongan di desa Mandala Kecamatan Wera, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menyampaikan apresiasi atas upaya masyarakat yang secara mandiri melaksanakan kegiatan khataman massal.

Santri yang dikhatam massal di Desa Mandala Kecamatan Wera. Foto: Hum

Santri yang dikhatam massal di Desa Mandala Kecamatan Wera. Foto: Hum

Bupati Bima yang didampingi Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Ny. Rostiati Dahlan dan kepala LPMP NTB Muhammad Irfan serta para pejabat teras lingkup pemerintah Kabupaten Bima berharap, mudah-mudahan selain khataman massal yang secara rutin dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bima dalam dua kali setahun.

”Masyarakat juga melakukan kegiatan khataman  desa seperti  yang ditunjukkan warga desa Mandala sebagai wujud dukungan terhadap program  keagamaan yang saat ini tengah digalakkan,” katanya, Minggu (30/10).

Dihadapan 33 santri yang terdiri dari 11 Santri putra dan 22 santi putri dari lima dusun di Desa Mandala dan keluarga desa setempat, pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan rasa bangga atas ikhtiar warga dan mendukung program kertas pemerintah daerah dalam membumikan Al-Quran.

“Kedepan, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan dan disesuaikan dengan jadwal pemerintah daerah,” harap Bupati.

Kepada para santri, Bupati berpesan agar setelah mengikuti khataman, tidak hanya menghafal ayat Suci Al-Quran tetapi juga yang terpenting adalah memahami dengan baik isi kandungan ayat Suci Al-Quran agar  bisa diterapkan dan menjadi generasi yang handal.

Setelah prosesi khataman massal, pada kesempatan tersebut Bupati dan Wabup menyerahkan sejumlah bantuan berupa 1 unit wireless kepada kepala desa Mandala, Panci dan Wajan untuk Tim Penggerak PKK Kecamatan Wera, wajan dodol untuk Desa Bala, Desa Tawali Nunggi dan desa Ranggasolo. Bantuan lainnya yang diserahkan yaitu 1 set perlengkapan olahraga kepada Kepala Desa Nunggi.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *