oleh

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Natsir Tabliqh Akbar di Bima

-Kabar Bima-3 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ratusan warga Muhammadiyah Kota Bima dan Kabupaten Bima serta masyarakat umum menghadiri acara Tabliqh Akbar yang disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Natsir, di pondok pesantren Al-Ikhlas Tolobali Kota Bima, Minggu (30/4).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Natsir. Foto: Firman

Hadir juga dalam kegiatan ini Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, DIY, Jateng dan PWM NTB. Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara serah terima asrama pondok pesantren Al-Ikhlas Tolobali dan penandatanganan prasasti peresmian bangunan ruang rawat inap dan IGD Rumah Sakit PKU Muhammadiayah Bima.

Haedar Natsir saat sambutan mengatakan, hendaklah dalam kehidupan ini segala apa yang dilakukan harus bernilai ibadah, berdasarkan Al Quran dan Sunah. Baik dalam kehidupan bermuhammadiyah, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Sejengkal apapun langkah yang kita lakukan, sekecil apapun perbuatan kita harus memiliki nilai, karena kita merupakan abdi Allah dan hamba-NYA,” ujar pria yang menyandang gelar Proffesor ini.

Karena ketika nilai ibadah ada, maka segala apa yang dilakukan akan muncul rasa gembira, senang, optimis. Sebaliknya apabila nilai itu hilang, sedikit ada masalah maka cepat berputus asa.

Haedar juga menyoroti tumbuhnya hedonisme yang tumbuh dalam kehidupan saat ini. Hanya mengejar kepentingan dunia semata. Senang berlebihan terhadap kehidupan dunia, padahal sifat ini menimbulkan kelalaian. Disamping itu sifat materialisme juga tumbuh dan berkembang saat ini, menggapainya tidak lagi mempedulikan halal dan haram.

“Godaan materi menjadikan kita larut dan seseorang menjadi hamba harta, hamba materi, hambanya uang,” ingatnya.

*Kahaba-08

Komentar

Kabar Terbaru