oleh

Rp 2,8 Miliar Tambahan Masjid Terapung untuk Interior

-Kabar Bima-19 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.-  Walikota Bima menyampaikan jawaban soal penolakan dewan melalui sejumlah Fraksi – Fraksi soal penambahan anggaran sebesar Rp 2,8 Miliar. Jawaban tersebut disampaikan saat Paripurna jawaban Pemandangan Umum Fraksi terhadap RAPBD Perubahan 2017, Kamis (31/8). (Baca. Dewan Tolak Penambahan Anggaran Masjid Terapung Sebesar Rp 2,8 Miliar)

Desain Masjid Terapung Amahami. Foto: Dok. Dinas PU dan Pertambangan Kota Bima

Asisten I M. Farid mewakili Walikota Bima menjelaskan, saat ini Masjid Terapung sedang dibangun dan diharapkan menjadi pusat pengembangan syiar Islam di Kota Bima.

Adapun penambahan anggaran untuk pembangunan Masjid Terapung diperuntukkan bagi penataan interior dan sarana pendukung lainnya yang belum dianggarkan sebelumnya.

“Penambahan anggaran itu agar pembangunan masjid jadi lebih kokoh dan artisitik,” ujarnya.

Sebelumnya, Anggota Fraksi Persatuan Kebangkitan Nasional Nazamudin menyampaikan penolakan terhadap rencana penambahan alokasi anggaran untuk pembangunan Masjid Terapung sebesar 2,8 Miliar tersebut.

“Kami meminta pada komisi-komisi dan Badan Anggaran DPRD Kota Bima untuk mengalihkan anggaran penambahan pembangunan Masjid Terapung untuk program pembangun yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” inginnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru