Samili – Godo Memanas, Polisi Siaga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pekerjaaan polisi di Bima sepertinya akan bertambah berat hari ini. Setelah beberapa hari terakhir ketegangan antara Desa Roi dan Desa Roka menyita perhatian publik. Selasa (2/10/2012) pagi ini, Desa Samili dan Dusun Godo (Desa Dadi Bou) pun ikut memanas.

Polisi membuka blokade jalan yang dilakukan oleh warga Godo/foto: Cen

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kahaba, kejadian awalnya dipicu oleh terbunuhnya warga Desa Samili, Burhan (43), yang diduga sebagai penganut ilmu hitam di Dusun Godo. Warga desa Samili yang tidak terima, berencana melakukan penyerangan ke tempat kejadian pembunuhan tersebut.

Mendapatkan laporan adanya bibit-bibit konflik terbuka antara dua kampung, Kapolres Bima Kabupaten. AKBP, Dede Alamsyah, S.IK, segera melakukan langkah cepat menyiagakan anggotanya.

Sekitar 250 orang personil Dalmas dan Brimob diturunkan untuk mengantisipasi kejadian yang sama terulang lagi. Bantuan personil pengamanan juga didatangkan dari Polres Dompu yang mengirimkan satuan Brimob untuk membantu Polres Bima Kabupaten. Selain itu di titik rawan bentrokan juga disiagakan satu unit kendaraan taktis Baracuda. “Perkembangan terakhir yang dapat kami laporkan, situasi kini masih aman terkendali. Kami sedang berusaha untuk melakukan pendekatan terhadap dua kelompok tersebut,” ujar Kapolres.

Sementara itu, warga Godo masih melakukan pemblokiran jalan. Warga bertekat untuk tetap memblokir jalan sampai adanya jaminan keamanan terhadap warga dusun Godo dari pihak Polres Bima Kabupaten. [C*/BQ]

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *