Warga Samili Menyerang, Godo Terbakar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Peristiwa meninggalnya Burhan (43) warga Desa Samili yang diduga penganut ilmu hitam  di Dusun Godo, Desa Dadibou, Senin, (1/10/2012) malam, kini berbuntut panjang. Burhan adalah warga kelahiran Samili dan saat ini tinggal di Godo. Beliau tertikam senjata tajam dan diduga pelaku adalah warga Dusun Godo.

Pembakaran yang dilakukan warga Kalampa dan Samili di Dusun Godo Desa Dadibou/foto: Iyek

Keluarga korban asal Desa Kalampa dan Desa Samili yang tak menerima kematian Burhan, Selasa (2/10/2012) siang ini menyerang Dusun Godo dan membakar seluruh pemukiman warga. Dari informasi yang dihimpun Kahaba, keadaan Dusun Godo sudah ditinggalkan para warganya dan puluhan rumah ludes terbakar. Sumber Kahaba yang enggan dituangkan namanya, saat ini di Godo, para warga telah mengungsi. Yang terlihat hanyalah barisan aparat yang menyaksikan pembakaran yang dilakukan ribuan masyarakat Samili dan Kalampa.

Penyerangan terjadi selapas penguburan Burhan, Selasa (2/10) siang ini. Terlihat personil keamanan yang diposkan di Godo. Satu Batalion TNI pun didatangan untuk ikut mengamankan situasi di kecamatan Woha itu. Terlihat pula Mobil Watercanon, Baracuda dan pemadam kebakaran dilokasi kejadian yang mencoba memadamkan api. [C*/BM]

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *