oleh

2 Warga yang Ditembak Terkait Penembakan Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Kapolres Bima Kota AKBP Bagus Winarta SIK mengakui 2 orang yang ditembak Densus 88 kemarin di Desa Mawu Kecamatan Ambalawi, terkait kasus penembakan anggota Polres Bima Kota beberapa bulan lalu. (Baca. 2 Orang Tewas Ditembak di Desa Mawu Ambalawi)

2 Warga yang Ditembak Terkait Penembakan Polisi - Kabar Harian Bima
Kapolres Bima Kota AKBP Bagus Winarta SIK saat diwawancara pekerja media. Foto: Deno

“2 orang yang tewas ditembak itu inisial A dan Y, terkait kasus penembakan polisi 2 bulan yang lalu,” ujar Bagus, Selasa (31/10).



Diakui Kapolres, saat peristiwa tersebut terjadi kontak senjata dengan para kelompok yang diduga garis keras asal Kelurahan Penatoi. Dari lokasi kejadian, diamankan 2 senjata rakitan yang dipakai untuk menembak polisi, bersama dengan peluru tajam sebanyak 33 butir.

Baca:   Kasus Penembakan IPDA. Hanafi Mulai Disidang

“Kita belum bisa sebut berapa orang saat kontak senjata diatas gunung. Semua masih diidentifikasi oleh Densus,” katanya.

Saat ini sambungnya, 2 jasad korban di bawa ke Polda untuk diidentifikasi. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Lurah Penatoi, mengabarkan soal kejadian dimaksud.

“Jenazah pelaku akan diserahkan setelah dilakukan identifikasi,” tandasnya.

*Kahaba-01

 


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabar Terbaru