Dari Pagi Sampai Malam Ini, Warga Nggembe Masih Blokir Jalan

Kabar Bima135 Dilihat

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Nggembe Kecamatan Bolo sejak pagi tadi hingga malam ini Minggu (3/12), masih memblokir jalan lintas Sila Donggo Desa Nggembe. Blokir dilakukan di ujung barat hingga ujung timur desa, tepatnya di perbatasan desa setempat dengan Desa Rada.

Dari Pagi Sampai Malam Ini, Warga Nggembe Masih Blokir Jalan - Kabar Harian Bima
Jalan lintas Sila Donggo – Desa Nggembe masih diblokir. Foto: Yadien

Aksi blokir jalan dilakukan karena adanya pemukulan terhadap 2 orang warga Desa Nggembe Dedi Wahyudin bersama istrinya Lusi warga sekitar pukul 08.30 oleh warga Dusun Nggeru Desa Rada.



Salah seorang warga Nggembe Arifin menyampaikan, aksi itu dilakukan agar polisi segera menangkap pelaku pemukulan terhadap warga Nggembe.

Baca:   Tuntut Pelaku Pemerkosaan Ditangkap, Warga Simpasai Blokir Jalan

“Masyarakat mendesak polisi agar segera menangkap pelaku,” pintanya.

Sementara itu, Lusi istri Dedi Wahyudin, korban pemukulan yang dikonfirmasi di PKM Bolo saat divisum mengaku, suaminya dipukul oleh warga Nggeru Desa Rada tanpa sebab. Saat itu dirinya bersama suami hendak membawa ikan yang dibeli dari Pasar Sila, untuk nenek suaminya yang tinggal di Dusun Nggeru Desa Rada.

Baca:   Krisis Air Bersih, Pemkab Dinilai Tutup Mata, Warga Kalampa Blokir Jalan

“Suami saya dipukul tanpa sebab dan dia tidak mengenal pelaku. Tapi setelah diberitahu warga setempat, baru kami tahu jika pelakunya warga Desa Nggembe,” ungkapnya.

Kata Lusi, karena pemukulan itu suaminya melaporkan ke Polsek Bolo agar pihak polisi segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku.

“Semoga pelaku segera ditangkap,” harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Bolo AKP Muhtar HI membenarkan adanya aksi pemukulan itu dan korban sudah melapor secara resmi ke Polsek Bolo. Pihaknya pun akan segera menyidik dengan memanggil para saksi mata yang ada di tempat kejadian.

Baca:   Setelah Blokir Jalan, Pemkot Bima Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

“Semuanya akan kita panggil untuk diproses,” katanya.

*Kahaba-10


Komentar