Jalan Lingkungan Gelap Gulita, Warga Kedo Jatiwangi Minta Lampu Jalan

Kota Bima, Kahaba.- Warga Lingkungan Kedo Kelurahan Jatiwangi sangat berharap pemerintah mau memasang lampu jalan di lingkungan mereka. Pasalnya, sejak dulu jalan tersebut begitu gelap gulita. Kondisi itu pun dirasa sangat rawan terjadi tindak kriminal.

DPRD Kota Bima Dapil Asakota reses di Lingkungan Kedo Kelurahan Jatiwangi. Foto: Bin

Saat menghadiri acara Reses DPRD Kota Bima Dapil I Kecamatan Asakota, Rabu malam (14/3). Rata rata warga Kedo meminta agar jalan lingkungan mereka diberi penerangan lampu jalan. Kondisi gelap seperti itu pun sudah berlangsung sangat lama.

“Bapak ibu dewan sudah lewat saat ke sini. Kondisinya memang gelap karena tidak ada lampu jalan,” ujar warga Kedo, Karim.

Diakuinya, karena gelap warga setempat terutama remaja dan anak – anak juga warga lain yang hendak melintas merasa sangat was-was. Karena kondisinya berpotensi terjadi tindak kriminal.

“Jangan tunggu dulu sering terjadi tindak kriminal pak dewan baru dipasang lampunya. Kasihan anak – anak kami disini,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan warga Lingkungan Gindi Kelurahan Jatiwangi yang berkesempatan hadir saat reses tersebut. Mereka menginginkan agar jalan lingkungan mereka dipasang lampu jalan. Apalagi kondisi jalur yang dekat gunung, mereka sangat khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Selain meminta penerangan jalan, warga setempat juga menyampaikan sejumlah aspirasi seperti normalisasi sungai, mulai kuburan baru sampai SMPN 7 Kota Bima. Karena jika hujan, akan tergenang di lingkungan Gindi.

Kemudian meminta pembuatan drainase di RW 5 sepanjang 200 meter. Lalu peningkatan insentif untuk ketua RT TW, Marbot, Bilal dan Guru Ngaji serta penganggaran untuk pembuatan pos kambling.

“Mohon direalisasikan pak dewan,” pinta M Said, warga Gindi.

Anggota DPRD Kota Bima M Nor yang selalu ditunjuk sebagai juru bicara berjanji akan mengupayakan permintaan warga tersebut, terutama soal lampu jalan. Sebab, sudah berulang kali mereka sampaikan ke eksekutif dari reses – reses sebelumnya. Namun tak kunjung diwujudkan.

“Mungkin kita yang tidak terlalu mendorong dan mengontrolnya. Insya Allah tahun ini akan kami dorong dan upayakan agar terealisasi,” janjinya.

Demikian juga untuk sejumlah aspirasi yang disampaikan M Said. Dirinya akan melaporkan kepada komisi teknis yang membidangi infrastruktur. Agar bisa segera direalisasikan.

Nor menambahkan, pada reses – reses sebelumnya sudah banyak proyek infrastruktur miliar rupiah masuk di Kelurahan Jatiwangi. Termasuk beberapa diantaranya di Lingkungan Kedo dan Gindi. Proyek yang masuk, merupakan skala prioritas yang sangat dibutuhkan oleh warga.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *