Tanjakan Bukit Jatiwangi Telan 4 Korban Jiwa, Pemerintah Diminta Rubah Jalur

Kota Bima, Kahaba.- Bukit Jatiwangi saat ini menjadi salah satu tempat yang sangat bagus untuk menghabiskan waktu luang warga di sore dan malam hari. Pemandangannya indah, apalagi bisa melihat wilayah Kota Bima saat sore dan malam dari sudut pandang bukit, sangat memesona.

Suasana sore di bukti Jatiwangi. Foto: Tpal Duablas (Facebook)

Hanya saja, jalur untuk menuju tempat itu harus melalui tanjakan yang cukup tinggi. Sehingga pengunjung juga merasa was – was melewati akses satu – satunya yang bisa dilewati oleh kendaraan.

Menyikapi itu, saat Musrenbang tingkat Kecamatan Asakota. Persoalan  jalur tersebut dibahas serius oleh warga Kelurahan Jatiwangi. Sebab, sejak adanya jalan itu sudah 4 orang warga yang meninggal karena kecelakaan tunggal saat turun dari tanjakan.

“Jangan tunggu lagi ada korban jiwa baru diperhatikan. Karena sampai saat ini, sudah 4 warga yang meninggal dunia karena jatuh dari jalur itu,” ungkap Wakil Ketua LMP Jatiwangi, Jakaria.

Untuk itu, dirinya berharap pada agenda Musrenbang ini pemerintah bisa merubah jalur tersebut. Karena sayang, pemandangan diatas bukit yang begitu indah namun jalurnya  membuat warga berpikir dua kali untuk mengunjunginya.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Lurah Jatiwangi Muhammad. Karena saat ini bukit dimaksud sedang digandrungi warga dan remaja. Hanya saja, jalurnya memang harus dirubah.

“4 warga yang meninggal itu, satu orang warga Kelurahan Jatiwangi. 3 orang lainnya warga lain yang datang berkunjung,” sebutnya.

Untuk sementara sambungnya, guna mengantisipasi ada korban pihaknya bersama masyarakat RT 05 dan mahasiswa KKN STKIP sedang membuat penahan dengan ban Bus bekas sebanyak 100 biji, tepat dibawah untuk antisipasi kecelakaan.

Sementara itu, Camat Asakota Is Fahmin juga berharap dinas terkait bisa mengkaji ulang keberadaan jalur bukit Jatiwangi tersebut.

“Ya harapan kita, dirubah jalurnya agar tidak terlalu curam,” harapnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *