Presentasi Pengembangan PRUKADES, Bupati Bima Diundang ke Malaysia

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI mengundang 8 kepala daerah di Indonesia untuk hadir pada acara pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PRUKADES), dalam rangkaian kegiatan Archipelago Expo di Kuala Lumpur Malaysia tanggal 2 April – 5 April 2018.

Kepala Dinas PMDes Kabupaten Bima Andi Sirajudin. Foto: Istimewa

8 kepala daerah itu masing – masing Bupati Bima, Bupati Toraja Utara, Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Bupati Halmahera Barat, Bupati Bone Bolango, Bupati Buton Utara, Bupati Sambas dan Walikota Tidore Kepulauan.

Kepala Dinas PMDes Kabupaten Bima Andi Sirajudin menjelaskan, pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan merupakan salah satu program prioritas Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat perdesaan.

“Pengembangan PRUKADES adalah klasterisasi suatu komoditas tertentu sehingga mencapai skala ekonomi tertentu,” ujarnya, Selasa (27/3).

Kata Andi, untuk upaya mengembangkan produk unggulan dimungkinkan melibatkan para pihak, terutama investor asing. Sehubungan dengan itu, Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi RI memberikan kesempatan kepada para kepala daerah untuk melakukan ekspose mengenai rencana pengembangan pasca panen produk unggulan masing – masing.

“Produk unggulan kawasan perdesaan yang sudah diajukan dan akan dipresentasikan oleh Ibu Bupati Bima nanti yakni bawang merah dan jagung serta pulau ular,” katanya.

Mantan kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bima itu menambahkan, Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi RI bersama rombongan 8 kepala daerah akan berangkat ke Kuala Lumpur Malaysia pada hari Senin (2/4). Pada kesempatan jamuan makan malam, Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi RI bersama rombongan akan bertemu dengan Duta Besar RI untuk Malaysia.

“Turut mendampingi Bupati kepala Dinas PMdes, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kepala Cab BNI dan BRI,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *