Syafrudin Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Ratusan Guru Dompu

Dompu, Kahaba.- Anggota DPR/MPR RI dari Dapil NTB HM Syafrudin menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Dompu, Rabu (4/4). Kegiatan yang digelar dengan menggandeng PGRI itu dihadiri lebih dari 300 guru.

HM Syafrudin bersama ratusan guru di Dompu. Foto: Istimewa

Meski suhu ruangan cukup panas, dan dipadati ratusan orang, namun para pendidik dari berbagai penjuru Dompu itu tak beranjak dari lokasi saat mendengarkan pidato Syafrudin. Hal semacam ini jarang dijumpai dalam kegiatan seremonial semacam ini.

”Semua peserta tidak ada yang meninggalkan tempat karena respon terhadap kegiatan tersebut. Lebih-lebih lagi mendengar materi sosialisasi yang bagus dari bapak Syafrudin,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Dompu M Irhamsyah.

Irhamsyah menegaskan, para guru memang menaruh harapan kepada sosok Syafrudin yang dianggap rajin turun dan menyerap aspirasi dari rakyat yang diwakilinya.

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi itu juga berubah menjadi ajang melepas keluh kesah dan kegundahan para pendidik di Dompu. Khususnya, mereka yang masih berstatus honorer. Para honorer tersebut mengadukan problem kesejahteraan mereka yang masih jauh panggang dari api.

“Gajinya itu, ada yang terima Rp200 ribu per triwulan itu. Sementara bisa bapak lihat sendiri di lapangan satu sekolah bisa ada 5 guru PNS, dan 15 honorer. Yang jelas per sekolah itu biasanya lebih banyak honorernya dari PNS-nya. Itu kenyataan di lapangan,” tutur Irhamsyah saat menyampaikan siaran pers di media ini.

Dia menilai para honorer yang telah lama mengabdi dan memenuhi persyaratan, sudah selayaknya segera diangkat menjadi ASN demi meningkatkan kesejahteraan mereka. Karena itulah, ia sangat berharap Duta PAN itu bisa menyampaikan harapan ini kepada pemerintah pusat.

Kegiatan tersebut juga dibuka oleh Asisten Aparatur Pemerintah Setda Dompu Drs. H. Sudirman Hamid. Sudirman berharap, sosialisasi 4 pilar ini dapat dilakukan disemua komponen, bukan saja di lingkup PGRI.

“Tapi juga di aparatur sipil negara lain juga bisa dilakukan. Nanti mungkin bisa berkoordinasi dengan pihak Kesbangpoldagri,” sarannya.

Sudirman juga mengapresiasi sosok Syafrudin yang menggelar kegiatan tersebut. Menurut dia, Syafrudin adalah figur yang bisa menjadi panutan masyarakat di Dompu. Baik dari sisi tutur kata maupun tingkah lakunya. Ia secara pribadi sangat salut. Karena Syafrudin sering turun ke lapangan.

Sementara itu, Syafrudin sendiri mengutarakan rasa terima kasihnya atas kerjasama yang baik dengan PGRI dan Pemkab Dompu. Ia menegaskan tekadnya untuk terus memperkuat kemitraan dengan PGRI dan pemerintah daerah. Menurutnya, aspirasi dan berbagai masukan yang diperolehnya dari para guru tersebut. Khususnya, aspirasi menyangkut nasib para guru honorer.

 

“Saya berkewajiban menyampaikan ini kepada teman-teman di Komisi yang membidangi pendidikan. Agar kesejahteraan mereka bisa segera ditingkatkan dan segera menjadi PNS,” tegasnya.

Ia juga menginginkan pemerintah pusat seharusnya segera memproses pengangkatan para guru honorer demi menekan defisit jumlah guru di Indonesia. Apalagi, dalam beberapa tahun terakhir ada banyak guru yang memasuki usia pensiun.

“Saya memaklumi tentu pemerintah juga butuh waktu. Tapi saya mendesak pemerintah untuk segera mengkaji dan memproses pengangkatan para guru honorer yang sudah memenuhi syarat,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *