Pemkot Bima Terima Cinderamata dari Walikota Batu 

Kota Batu, Kahaba.- Usai menikmati acara makan malam bersama seluruh Walikota yang tergabung dalam Komwil IV, Selasa (17/4) pada rangkaian kegiatan Apeksi ke-14 di Kota Batu. 13 Walikota menerima cinderamata dari Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.

Suasana makan malam anggota Apeksi di Kota Batu. Foto: Deno

13 kepala daerah dimaksud masing – masing Walikota Bima diwakili oleh Asisten I M Farid, Walikota  Surabaya, Malang, Blitar, Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, Madiun, Kediri, Denpasar, Mataram dan Kupang.

Farid menyampaikan, mewakili Walikota Bima pada kegiatan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorwil) Apeksi ke-14 Tahun 2018 di Kota Batu, dirinya menerima cinderamata berupa Plakat dan kain batik khas Kota Batu. Selain itu, dirinya juga memberikan Plakat dan kain tenun khas Kota Bima pada walikota setempat.

“Besok rencananya penyerahan plakat dan kain tenun Bima pada Wakil Walikota Batu dengan istrinya,” ujarnya

Ia juga menuturkan, untuk peserta Pawai Budaya pihaknya sudah mengerahkan sekitar 30 orang peserta untuk mengikuti pawai budaya, Rabu (18/4). Setelah itu, seluruh perwakilan dari daerah akan ikut menanam pohon unggulan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Batu, Kamis (19/4).

Sementara itu, Walikota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa sebagai tuan rumah, ia memperkenal dan mengangkat potensi yang dimiliki Kota Batu hingga manca negara dengan branding Shining Batu.

“Ini merupakan momen penting, karena itu kami akan menonjolkan semua potensi yang ada di Kota Batu. Terutama untuk pariwisata, pertanian dan UMKM yang saat ini meningkat drastis,” ujar Dewanti Rumpoko, dikutip dari Malang Post.

Dengan motto desa berdaya kota berjaya, pihak lebih menonjolkan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk bidang pariwisata, pertanian atau UKM. Sebut saja pertanian, petik apel, petik paprika atau petik apel dan sayur organik menjadi ikon.

Peserta APEKSI juga diajak untuk melakukan kegiatan pada ikon-ikon Kota Batu. Para istri Walikota diajak petik apel dan sayur organik di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji. Seperti diketahui, Tulungrejo merupakan salah satu sentra pertanian Kota Batu sejak dulu hingga sekarang.

Sedangkan para Walikota melakukan penanaman pohon khas daerah masing-masing di Coban Talun. Ada juga teatrikal, penandatanganan komitmen pelestarian lingkungan bersama  dan hiburan. Mereka juga diajak keliling sarana wisata di Coban Talun.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *