Ada Pekerja Asing di PLTU Bonto, Timpora Turun Cek

Kota Bima, Kahaba.- Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) menggelar operasi pengawasan orang asing di PLTU Bonto, Rabu (18/6). Tim yang beranggota 11 institusi terkait itu mendata sebanyak 3 warga asing yang bekerja di PLTU dimaksud.

Koordinator Lapangan Timpora Qodar Al Amin (Kiri). Foto: Bin

Koordinator Lapangan Timpora Qodar Al Amin mengaku, operasi gabungan ini merupakan yang pertama digelar Timpora. Melibatkan, TNI, Polri, Pol Airud, Kesbang, BNN, Bea Cukai, Kantor Pajak,  dan Dinas Tenaga Kerja.

Setelah mendengar informasi dari masyarakat tentang keberadaan orang asing di PLTU Bonto, pihaknya menuju lokasi tersebut dan melakukan pendataan.

“Informasi dari masyarakat ada 6 orang warga asing di PLTU Bonto. Setelah kita tiba di lokasi, hanya tersisa 3 orang. 1 orang dari Jerman dan 2 orang dari Pakistan,” ungkapnya.

Diakui Qodar, 3 warga asing diperiksa. Baik izin tinggal dan izin mereka bekerja di tempat tersebut. Hasilnya, izin mereka dinyatakan lengkap. Izin mereka berada di Kota Bima selama 1 tahun. Pada kesempatan itu juga dilakukan tes urine oleh BNN. Hasilnya negatif.

“Mereka cukup kooperatif dan tidak ada yang mencurigakan,” katanya.

Ketiga warga asing tersebut sambungnya, sehari – hari beraktifitas di PLTU Bonto. Kendati tempat mereka tinggal untuk sementara terpisah. 2 orang Pakistan tinggal di Hotel Muthmainnah, dan 1 orang dari Jerman tinggal di Hotel Marina.

Ditanya jika saat pemeriksaan ditemukan administrasi kurang lengkap? Qodar menjawab tentu Timpora akan mengambil tindakan dengan membawa yang bersangkutan untuk sementara waktu di Kantor Imigrasi Bima. Karena Kantor Imigrasi sudah menyiapkan satu ruangan penanganan sementara.

Kedepan tambah pria yang juga pejabat Kantor Imigrasi Bima, Timpora akan terus melakukan operasi gabungan. Baik itu menindaklanjuti adanya laporan masyarakat tentang adanya keberadaan orang asing di Kota Bima. maupun hasil pantauan sendiri dari Timpora.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *