Wadahi Kreatifitas Mahasiswa, STIT Akan Dirikan Koperasi Kampus

Kota Bima, Kahaba.- Kesungguhan pengurus baru Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima membenahi kampus kini mulai direalisasikan. Langkah awal yang akan digagas yakni mendirikan koperasi kampus. Terobosan pendirian koperasi ini dilakukan untuk mewadahi kreatifitas mahasiswa.

Hasil kreatifitas Mahasiswa STIT. Foto: Ady

Ketua Puket II STIT Sunan Giri Bima Irwan Supriadin mengatakan, sejatinya koperasi kampus sudah mulai diinisiasinya sejak tahun 2011 lalu. Namun karena berbagai pertimbangan dan kendala, niat tersebut belum bisa terwujud.

“Barulah setelah terjadi peralihan dan pergantian kepemimpinan pada tahun ini cita-cita tersebut dapat diwujudkan,” jelasnya kepada Kahaba.net, Sabtu (28/4).

Untuk membahas pendirian koperasi itu lanjutnya, seluruh dosen dan pegawai STIT sudah melaksanakan pertemuan maraton kemarin. Dari hasil pertemuan tersebut semua mendukung rencana pendirian koperasi kampus yang akan menjadi embrio unit-unit produksi rintisan STIT di awal tahun 2018 ini.

Semangat pendirian koperasi kampus ini terang Irwan, diharapkan menjadi wadah untuk menampung berbagai hasil kreatifitas dosen dan mahasiswa. Sehingga kehadiran koperasi tersebut dapat menjadi semacam distro.

Koperasi nantinya akan menyediakan berbagai jenis kebutuhan bahan pokok (sembako), pulsa listrik, pulsa handphone, souvenir, merchandise, berbagai jenis baju anak -anak remaja dan dewasa, sarung tenun nggoli, melayani jasa print out, fotocopy, penjilidan hingga pencetakan undangan.

“Dilihat dari posisi strategisnya yang berada di tengah permukiman, tentu keberadaan koperasi sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat yang berada di sekitarnya. Sekaligus menjadi wahana pemasaran semua bentuk kreatifitas yang bernilai unik dan artistik,” paparnya.

Selain itu sambungnya, keberadaan koperasi kampus merupakan sebuah keniscayaan bagi sebuah lembaga pendidikan tinggi. Sebab koperasi akan menjadi wadah untuk praktik mata kuliah kewirausahaan bagi mahasiswa, sehingga alumni STIT tidak hanya memiliki keahlian sebagai guru. Namun juga juga memiliki life skill untuk berwirausaha.

Sedangkan bagi kampus keberadaan koperasi diharapkan dapat menjadi salah satu pilar pendanaan bagi kegiatan akademik yang selama ini bertumpu dari iuran atau SPP mahasiswa.

“Inilah ikhtiar kami untuk memajukan pendidikan perguruan tinggi berwawasan entrepreneurship. Semoga memberikan manfaat bagi banyak orang dan tentu tidak ada kendala ke depan,” harapnya.

*Kahaba-03

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *