STISIP Antar 225 Mahasiswanya Jadi Sarjana Sosial dan Sarjana Komunikasi

Kota Bima, Kahaba.- Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima melaksanakan Rapat Senat Terbuka Dies Natalis Wisuda 225 mahasiswa yang ke-39 di Aula Mahasiswa dan Alumni STISIP, Sabtu (28/4). Jumlah yang diwisuda merupakan gabungan antara Jurusan Komunikasi sebanyak 30 orang dan Jurusan Administrasi sebanyak 195 orang.

Proses wisuda mahasiswa STISIP Mbojo – Bima. Foto: Deno

Ketua Lembaga STISIP Mukhlis Ishaka dalam sambutannya menyampaikan, wisuda merupakan prestasi yang membanggakan bagi STISIP Mbojo, selaras dengan berbagai prestasi lainnya yang dicapai. Seperti prestasi mendapatkan Akreditasi B Institut yang terbaik di Pulau Sumbawa, baik Jurusan Administrasi maupun Jurusan Komunikasi.

“Prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi kampus STISIP yang telah mengantongi SK Akreditasi B,” ujarnya.

Prestasi lain yang didapat Kampus STISIP kata Mukhlis adalah mampu meloloskan 23 proposal penelitian di Kementristek DIKTI, serta Program Hibah Bina Desa oleh mahasiswa STISIP Mbojo Bima pada Tahun 2018.

Di samping itu, prestasi lain yang diperoleh adalah mampu melahirkan 2 orang dosen STISIP mencapai gelar Doktor, yakni Doktor Rifai di Universitas Brawijaya Malang, dan Doktor Syarif Ahmad di Universitas Indonesia.

“Sekarang masih ada 1 dosen lagi yang sedang menjalankan studi Doktor di Universitas Brawijaya Malang yakni Hj Nurmi,” sebutnya.

Pada waktu yang sama, Mukhlis menyampaikan ucapan terimakasih kepada orang tua, keluarga dan wali wisudawan atas kepercayaan, dukungan serta partisipasinya selama ini. Pihaknya turut bersyukur san berbahgia atas keberhasilan mahasiswa yang merupakan generasi penerus cita-cita bangsa.

Proses wisuda mahasiswa STISIP Mbojo – Bima. Foto: Deno

Ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi pada suluruh Civitas Akademika STISIP Mbojo Bima, terutama para Dosen atas kerja samanya dalam menjalankan tugas dan mendidik para mahasiswa, sehingga mereka berhasil menyelesaikan studinya dan di wisuda pada hari ini.

“Wisuda merupakan suatu momentum penting dalam dunia pendidikan, dan momentum yang sangat bermakna bagi keluarga wisudawan,” katanya.

Momentum in sambungnya, harus diartikan sebagai saat berakhirnya  tugas dan tanggungjawab STISIP dalam mengantarkan secara formal mahasiswa menjadi lulusan sebagai insan yang berilmu dan berakhlak mulia, serta siap meniti profesi dan karir dengan mengandalkan ilmu dan keahlian di bidang sesuai jurusan yang dipelajari.

“Jadilah Alumni yang memiliki semangat giat berusaha dan kerja keras demi keberhasilan dimasa yang akan datang,” harapnya.

Menurut Mukhlis, untuk menyongsong masa depan yang berharapan cerah, para mahasiswa yang diwisuda hari ini telah dibekali pengetahuan dan keterampilan serta bekal hidup yang memadai, dengan andalan empat kecerdasan, yaitu kecerdasan spritual, kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial dan kecerdasan emosional.

Pihaknya pun merasa yakin bahwa wisudawan ini dapat segera mengintegrasikan diri dengan lingkungan, memanfaatkan dan menciptakan kesempatan dan mampu berkompetisi secara sehat dan sportif. Dengan Keceradasan majemuk itu pula mereka memiliki kemampuan andal, tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi juga menjadi pencipta kerja.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *