Kejiwaan Pelaku Pembacokan Warga di Masjid Masih Diperiksa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Polisi masih memeroses kasus pembacokan yang menimpa 4 warga Desa Kalampa Kecamatan Woha, saat melaksanakan sholat magrib di Masjid Jami’ Raudhatul Abrar. AH, pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa hingga saat ini masih diperiksa di RSJ Mataram. (Baca. 4 Warga Kalampa Dibacok Saat Sholat di Masjid)

Kapolres Bima AKBP Bagus Satryo Wibowo. Foto: Deno

Kapolres Bima AKBP Bagus Satryo Wibowo SIK mengakui, penanganan kasus pembacokan itu masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Hanya saja proses masih terkendala hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku.

“Saat ini pelaku masih RSJ Mataram. Proses periksa kejiwaan pelaku sudah 2 pekan. Tapi kita belum dapat keterangan hasilnya bagaimana,” ujar Bagus, kemarin.

Kata dia, pelaku diketahui memiliki 2 orang saudara yang juga diduga alami gangguan jiwa. Keduanya juga dibawa serta ke RSJ Mataram bersama AH. Hanya saja, berdasarkan hasil pemeriksaan, 2 orang saudara pelaku diperbolehkan pulang dan disuruh rawat jalan serta rutin minum obat. Y

“Sementara pelaku hingga saat ini harus diperiksa secara intensif, karena tersangkut kasus pidana,” katanya.

Menurut Bagus, pekan ini pihaknya berharap sudah menerima hasil pemeriksaan dari RSJ Mataram. Jika hasilnya dinyatakan pelaku mengalami gangguan jiwa, maka prosesnya hukumnya tidak bisa dilanjutkan.

“Apabila hasilnya pelaku tidak ada gangguan jiwa, proses hukum tentu akan dilanjutkan,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *