Peksos Anak Kabupaten Bima Dapat Penghargaan dari Mensos RI

Kabupaten Bima, Kahaba.- Catatan membanggakan ditorehkan Pekerja Sosial (Peksos) Anak Kabupaten Bima Abdul Rahman Hidayat. Ia meraih penghargaan dari Menteri Sosial (Mensos) RI Idrus Marham sebagai salah satu Peksos Anak berprestasi di Indonesia.

Abdul Rahman Hidayat (Ujung Kanan) saat menerima penghargaan dari Mensos RI di Jakarta. Foto: Istimewa

Penghargaan itu diterima Hidayat bersamaan dengan kegiatan Gebyar Kinerja Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) yang dilaksanakan Kementerian Sosial RI di Jakarta pada Selasa (1/5) hingga Jumat (4/5).

Hidayat kepada media ini mengatakan, penghargaan diberikan Mensos RI kepada sejumlah Peksos Anak berprestasi termasuk dirinya diserahkan usai pembukaan Gebyar Kinerja Sakti Peksos.

“Saya masuk dalam kategori pelaksanaan sosialisasi Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) di media masa dan media sosial,” akunya.

Atas penghargaan itu, Hidayat menyampaikan apresiasi kepada media-media lokal Bima yang turut membantunya mempublikasikan berbagai kerja Peksos. Berkat bantuan itu ia pun mendapatkan penghargaan karena hasil kerjanya diketahui Kementerian Sosial RI.

Hanya saja, Ia mengakui selama mendampingi dan melayani anak di Kabupaten Bima belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

“Untuk itu, harapan saya dengan adanya prestasi ini Pemerintah Kabupaten Bima menfasilitasi kemudahan dalam pekerjaan saya yang penuh tantangan,” harapnya.

Pada kegiatan itu lanjutnya, Mensos RI mengapresiasi kinerja Peksos Anak dalam membantu tugas-tugas pemerintah. Mengingat beban tugas yang cukup berta dan masih banyak pihah-pihak terkait belum memberikan perhatian apa-apa.

“Beliau juga berpesan bahwa profesi Peksos merupakan jalan tol menuju surga. Oleh karenanya, meminta Peksos terus semangat melaksanakan tugas yang tidak mudah dan penuh resiko,” ujarnya.

*Kahaba-03

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *