Lomba Futsal Tingkat Kelurahan Digelar AFD Disorot Warga, Lurah Juga Ngaku Tidak Tahu

Kota Bima, Kahaba.- Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Kota Bima dinakhodai Iman Surya Wibowo yang baru dilantik awal tahun 2018 kemarin, baru kali ini menggelar lomba Futsal tingkat kelurahan se-Kota Bima. Rencananya event dimaksud akan digelar mulai Sabtu (5/5) malam ini.

Ilustrasi

Namun, rencana itu justeru disorot. Baik itu tentang pelaksanaan yang terkesan tidak ada sosialisasi, hingga beberapa pemerintah kelurahan tidak mengetahui lomba tersebut.

Warga Kelurahan Nae Arifuddin dan warga Kelurahan Sarae Muhammad Fahmi bersama Baharuddin kepada kahaba.net menceritakan, lomba tersebut mendadak dan tanpa perencanaan yang matang. Ditambah lagi adanya penarikan biaya pendaftaran setiap tim di kelurahan yang ikut serta, yaitu Rp 500 ribu. Padahal berdasarkan info yang mereka peroleh, AFD telah memiliki dana penyelenggaran Rp 20 juta.

“Kami tidak tahu ada event futsal ini di Kota Bima, jadi tidak ikut. Lalu mengapa ada biaya pendaftaran, sedangkan lomba sepakbola antar kelurahan tidak ditarik biaya sepeserpun,” sorotnya.

Menurut mereka, seharusnya kegiatan tersebut diberitahukan kepada setiap pemerintah kelurahan. Sehingga bisa di infokan kepada masyarakat. Kemudian masyarakat juga bisa berpartisipasi.

Sementara itu, untuk mengecek apakah pihak pemerintah kelurahan tahu akan event tersebut. Beberapa lurah yang dimintai klarfikasi sebagian besar mengaku tidak pernah menerima surat pemberitahuan tentang lomba tersebut.

Seperti diungkapkan Lurah Jatibaru Tasrif Abdulah, Lurah Jatiwangi Muhammad, Lurah Nae H Ahyar, Lurah Penatoi H Abdul Malik, Lurah Dara Bukhari mengaku sebagian tidak pernah menerima surat tembusan tentang adanya lomba itu.

“Seharusnya lomba tingkat kelurahan ditembuskan kepada kami, sehingga bisa kami infokan kepada warga yang hobi berolahraga. Kemudian bisa tampil mewakili kelurahan,” tandasnya.

Sementara itu Ketua AFD Kota Bima Iman Suryo Wibowo, yang dihubungi via seluler beberapa kali tidak mengangkat telefon, hingga via pesan singkat (sms) permintaan klarifikasi tidak ditanggapi.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Alfa Rosihan mengaku yang menyelenggarakan itu bukan AFD Kota Bima, tapi event organizer.

Ditanya mengapa ada logo AFD dalam undangan tersebut, Alfa tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *