oleh

Kendala Kapal, Warga Kesulitan Mitan

Kota Bima, Kahaba.- Sehari saja minyak tanah (Mitan) terlambat didistribusikan, warga sudah mulai merasakan dampaknya. Jerigen pun menumpuk di tempat para pengecer.

Kendala Kapal, Warga Kesulitan Mitan - Kabar Harian Bima
Seorang anak saat menunggu kedatangan mitan. Foto: Bin

Di Kelurahan Lewirato, kedatangan mitan dijadwalkann setiap hari Selasa. Tapi puluhan warga yang menunggu sejak kemarin, tak kunjung tiba. Hari ini pun, Rabu (25/7) minyak tanah tersebut tak ada bayangan bakal hadir di tempat pengecer.



Salah satu pengecer Kelurahan Lewirato Kalisom mengaku, kemarin biasanya mitan datang tepat waktu sekitar pukul 10.00 – 11.00 Wita. Tapi hingga sore, mobil tangki minyak tersebut tidak datang.

Baca:   Mitan Langka dan Mahal, Emak-Emak Minta Dewan Cari Solusi 

“Biasanya rutin hari Selasa. Tapi sampai hari Rabu belum ada tanda-tanda mitan datang,” ujarnya.

Kondisi ini juga terjadi di semua pengecer mitan di Kelurahan Lewirato. Warga pun mulai merasakan dampaknya. Padahal baru sehari terlambat tapi membuat ibu rumah tangga khawatir dapur tidak bisa mengepul.

Sementara itu, staf distributor mitan PT Bima Bersinar Heli mengakui keterlambatan penyaluran mitan. Penyebabnya, hingga saat ini kapal mitan belum tiba di Bima.

Baca:   210 Warga Kelurahan Lewirato Divaksin

“Kapalnya belum nyampe sejak tanggal 19 Juli kemarin,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan warga, terpaksa pihaknya mengambil mitan di Kabupaten Sumbawa. Tapi hingga hari ini mitan dari Sumbawa belum juga tiba.

Heli menjelaskan, jika lancar maka distribusi mitan sebanyak 4 tangki dikeluarkan. Tapi karena kendala kapal, jadi hanya 1 tangki dalam sehari.

“Kita hanya distributor, jadi untuk lebih jelasnya ke Pertamina saja. Karena di sana yang lebih tahu soal kedatangan kapal dab distribusi,” tambahnya.

Baca:   Reses di Lewirato dan Penatoi, Warga Minta Dana Rumah Hanyut dan Dana Bergulir

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.