oleh

Mahasiswa STISIP Desak Lutfi-Feri Mulai Realisasikan Visi Misi

-Kabar Bima-6 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Mahasiswa STISIP Mbojo Bima yang tergabung dalam UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Walikota Bima, Jumat pagi (28/9). Massa mendesak Walikota dan Wakil Walikota Bima HM Lutfi – Feri Sofiyan untuk segera merealisasikan visi misi yang disampaikan saat kampanye.

UKM LDK STISIP saat menggelar aksi di depan Kantor Walikota Bima. Foto: Bin

Korlap aksi Salahuddin mengatakan, pesta demokrasi sudah selesai dan Lutfi-Feri sudah ditetapkan KPU sebagai pemenang dan dilantik oleh Gubernur NTB. Maka dari itu, pihaknya mendesak kepada kepala daerah tersebut segera merealisasikan visi misi selama ini yang digaungkan.

Seperti yang utama yakni janji menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Bima. Agar bisa segera dirampungkan, karena ini icon Kota Bima yang sudah lama terlantar.

“Kami minta Masjid Agung Al Muwahiddin Bima dikerjakan secepatnya dalam 100 hari kerja,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Salahuddin juga mendesak Walikota Bima untuk segera memberikan kejelasan terkait bantuan korban banjir yang rumahnya hanyut dan rusak berat. Kemudian mendesak agar merancang Perda tentang reklamasi pantai di sepanjang pantai. Sebab, pantai habis dikikis untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

“Reklamasi pantai juga menjadi penyebab utama banjir. Maka segera buatkan perda, agar daerah kita selamat dari bencana banjir,” katanya.

Tidak hanya itu, massa juga meminta kepada Walikota Bima untuk serius memperhatikan bantuan permodalan berbagai jenis usaha, BPJS gratis untuk seluruh rakyat Kota Bima, ambulance gratis untuk ditempatkan di semua kelurahan serta pemberian beasiswa gratis untuk siswa dan mahasiswa berprestasi.

“Lutfi-Feri sudah diberikan kepercayaan dan amanat untuk pimpin Kota Bima. Maka wajib Lutfi-Feri untuk mewujudkan janji janji yang sudah disampaikan,” inginnya.

Selain itu, massa aksi juga meminta kepada para anggota dewan untuk mengawal dan bersikap kritis terhadap kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah eksekutif.

Massa aksi terlihat ngotot ingin bertemu dengan Walikota Bima. Bahkan merangsek masuk di halaman Kantor Walikota Bima. Hanya saja, Pol PP menahan para massa aksi untuk tetap menggelar orasi di depan gerbang kantor setempat.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru