STIE Expo 2018 Dibuka, Firdaus: Ini Andil Nyata Mahasiswa STIE Bima untuk Kemajuan Ekonomi Daerah

Kota Bima, Kahaba.- STIE Expo tahun 2018 mulai digelar. Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Museum ASI Mbojo itu dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, Sabtu siang (29/9). Rencananya, kegiatan itu dilaksanakan selama 2 hari dan berakhir Minggu besok.

Ketua STIE Bima saat menyampaikan sambutan acara pembukaan STIE Expo 2018. Foto: Bin

Ketua STIE Bima Firdaus saat menyampaikan sambutan acara menjelaskan, kegiatan STIE Expo tahun 2018 merupakan ke-11 kalinya digelar. Secara terus menerus kegiatan itu digelar untuk merangsang dan mendorong mahasiswa agar menjadi wirausaha muda yang sukses.

Dijelaskannya, STIE Expo ini merupakan wadah untuk mahasiswa mempromosikan produk unggulan yang dibuat di lokasi KKN. Karena tujuan utama KKN, di tengah – tengah masyarakat mahasiswa harus ambil peran dan bagian untuk mengembangkan ekonomi.

“Setelah berada di tengah – tengah masyarakat. STIE Expo ini menjadi andil nyata mahasiswa untuk bisa mengembangkan ekonomi di wilayah lokasi KKN, demi kemajuan ekonomi daerah,” paparnya.

Kata dia, STIE Expo ini juga menjadi ujian terakhir mahasiswa KKN untuk pengabdian masyarakat. Peran serta mahasiswa selama duduk dibangku kuliah diaplikasikan. Sebab, mahasiswa tidak hanya bisa berteori di kampus. Tapi harus bisa mempraktekan ilmu yang didapatkan untuk pengembangan dan kemajuan ekonomi di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

“Kami percaya, dengan kemampuan mahasiswa yang sudah menyerap ilmu ekonomi di bangku kuliah dan bisa mempraktekannya di tengah – tengan masyarakat. Mahasiswa STIE akan menjadi penggerak roda perekonomian di daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, pria lulusan Magister Manajemen juga menyampaikan ucapan terimakasi yang tak terhingga kepada Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, yang telah berkesempatan hadir untuk membuka secara resmi kegiatan dimaksud.

Ketua STIE Bima Firdaus bersama Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan. Foto: Bin

Dirinya pun berharap, MoU yang sudah ditandatangani oleh STIE bersama Pemerintah Kota Bima untuk pengembangan ekonomi di daerah, bisa dilanjutkan oleh kepala daerah yang baru terpilih pada Pilkada tahun 2018.

Firdaus juga tak lupa menyampaikan ucapan yang sama kepada seluruh civitas akademika STIE Bima yang sudah bahu membahu melaksanakan kegiatan. Karena prinsip STIE ini adalah gotong royong, maka seluruh kegiatan yang telah digelar selama 11 tahun berturut – turut, tidak bisa berjalan lancar tanpa dukungan semua civitas akademika STIE Bima.

Sementara itu, Ketua Panitia STIE Expo 2018 Mistar menjelaskan, expo kali ini pihaknya menyediakan stand sebanyak 14 unit. Stand khusus mahasiswa KKN sebanyak 7, kemudian ditambah 4 stand UKM STIE Bima, juga ada beberapa stand dari Pemerintah Kota Bima dan masyarakat umum.

“Jumlah total stand sebanyak 14 unit dan semua telah diisi untuk mempromosikan produk,” katanya.

Wakil Walikota Bima didampingi Ketua STIE Bima saat mengelilingi stand STIE Expo. Foto: Bin

Kemudian untuk produk yang dipromosikan oleh mahasiswa KKN, yakni potensi ekonomi yang dimiliki pada masing – masing lokasi KKN. Baik itu di Kota Bima, Kabupaten Bima, maupun Kabupaten Dompu. Sebab, dari tiap dari tentu memiliki potensi yang berbeda-beda.

“Di Wawo misalnya, mahasiswa KKN menjual produk Kopi Kawae. Ada juga yang mempromosikan kerajinan tangan, manisan mangga, dan sejumlah jenis kuliner andalan yang ada di wilayah KKN,” sebutnya.

Ia menambahkan, tujuan acara ini yakni bagaimana mahasiswa bisa mengembangkan kemampuan. Karena selama ini diberikan teori, maka dengan kegiatan ini bisa menerapkan ilmu yang sudah didapat.

“Selain itu, ini juga termasuk visi misi STIE Bima, untuk menciptakan wirusaha muda. Bagaimana merubah pola pikir di akhir semester, untuk tidak hanya fokus untuk menjadi pegawai negeri,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *