Rehab Rekon Banjir Masih Kendala Persiapan Lahan

Kota Bima, Kahaba.- Realisasi penangangan rehab dan rekon bencana banjir Kota Bima tahun 2016 lalu rupanya belum berjalan mulus. Pasalnya, hingga saat ini masih terkendala kesiapan lahan. Progres soal itupun masih di bawah 10 persen.

Kepala BPBD Kota Bima H Sarafuddin saat diwawancara wartawan. Foto: Bin

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima H Sarafuddin mengungkapkan, kesiapan lahan realisasi masih di bawah 10 persen. Sementara masing-masing sektor. Mulai fisik dan perencanaan sudah 40 persen.

“Kami ingin semuanya bisa dipercepat. Hanya saja, terbentur kendala utama kesiapan lahan relokasi. Persoalan ini perlu terus dikoordinasikan kepada OPD yang memiliki wewenang penanganan lahan,” katanya, kemarin di Kantor Walikota Bima.

Saat ini sambung Sarafudin, pihaknya akan mengajukan pencairan dana ke Pemerintah Pusat untuk membangun rumah serta merekontruksi rumah warga yang berada di luar bantaran kali.

“Pekan ini dananya akan dicairkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, proses awal hingga perkembangan penanganan rehab dan rekon banjir telah disampaikan kepada Walikota Bima yang baru. Bahkan Walikota memberikan penekanan agar seluruh OPD terkait untuk mempercepat penanganannya, sehingga tidak terlambat sampai akhir tahun.

Di tempat terpisah, Walikota Bima HM Lutfi juga tidak menampik penanganan rehab dan rekon sedikit ada kendala. Salah satun penghambatnya ada masyarakat yang tidak ingin direlokasi.

“Tapi kita akan upayakan agar persoalan ini bias dituntaskan. Tapi perbaikan rumah rusak di luar kawasan bantaran kali akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *