Sering Picu Kecelakaan, Warga Minta Pemerintah Perbaiki Jembatan Darusalam

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kondisi jembatan yang ada di wilayah Desa Darussalam Kecamatan Bolo dikeluhkan pengendara. Pasalnya, jembatan tersebut sudah tidak punya sandaran dibagian sisi kiri dan kanan, sehingga rawan kecelakaan.

Konidisi jembatan di jalan lintas Darussalam dan Nggembe. Foto: Yadien

Salah seorang pengendara Ahmad mengatakan, dirinya beberapa kali hampir jatuh ke dalam kali karena tidak melihat sandaran jembatan untuk mengetahui batas pinggirnya. Selain itu, pada jembatan tersebut juga terdapat tikungan, sehingga laju pengendara tak terkendali.

“Kalau saya lari malam-malam di sini, saya selalu hampir kelolosan masuk arena ada tikungan di jembatan,” ujarnya, Senin (8/10).

Kata dia, jika malam hari jembatan yang berada di jalan lintas Desa Darussalam dan Desa Nggembe tersebut sangat gelap. Pasalnya tidak ada lampu jalan yang dipasang di sepanjang jalan mulai dari cabang Darusalam hingga cabang Nggembe.

“Pokoknya kalau lampu kendaraanya kurang terang, hari hati-hati. Jika tidak bisa jatuh di sungai,” ungkapnya.

Ia berharap kepada pemerintah agar memperbaiki jembatan tersebut. Dibuatkan kembali sandaranya atau dibuat ulang jembatan baru dengan mengambil jalan lurus, tidak berbelok seperti keadaanya sekarang.

“Sebenarnya kalau dibuat jembatan yang lurus bisa. Kan tanah di sekitar kiri kanan jalan masih banyak,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ikbal. Menurut pengendara yang satu ini, dirinya bahkan pernah terjatuh lantaran membanting setir motornya karena hampir kelolosan saat tikungan di jembatan itu.

“Untung saya banting, kalau tidak bisa jatuh ke sungai saya waktu itu,” ujarnya.

Di samping kiri dan kanan jembatan tersebut terdapat lubang. Jika pengendara terlalu pinggir mengambil jalan, maka akan tergelincir. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada pemerintah daerah atau instansi terkait agar segera melihat dan memperhatikan jembatan tersebut, sebelum menimbulkan banyak kecelakaan.

“Jembatan ini sering juga dilewati pejabat, apa tidak melihat ya?”  herannya.

Selain itu, sangat dipandang perlu agar sepanjang jalan tersebut juga dipasang lampu jalan. Karena kondisi jalan yang gelap, ditambah lokasi jalan yang jauh dari perkampungan, akan memicu terjadinya tindakan kriminal.

“Maling, atau jambret bisa saja terjadi kalau dibiarkan gelap begini. Apalagi jalan ini jauh dari perkampungan,” katanya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *