Dianggap Daerah Rawan Konflik, Caleg di 6 Kelurahan Deklarasi Damai

Kota Bima, Kahaba.- Merubah sitgma bahwa Bima sebagai zona merah karena rawan konflik, Polsek Rasanae Barat menggelar deklarasi pemilu damai dengan para Calon Legislatif (Caleg) dari 6 kelurahan di Kecamatan Mpunda dan Kelurahan Rasanae Barat, di aula Polsek setempat, Sabtu (20/10).

Foto bersama usai deklarasi damai di kantor Polsek Rasanae Barat. Foto: Ist

Kapolsek Rasbar AKP Hatta menyampaikan, para caleg yang datang dari Kelurahan Panggi, Kelurahan Mande, Kelurahan Santi, Kelurahan Penatoi, Kelurahan Lewirato dan Kelurahan Monggonao.

Sementara maksud dan tujuan deklarasi pemilu tersebut semata mata untuk mempererat tali silatturrahim sekaligus sebagai ajang saling kenal, tatap muka diantara para caleg, para penyelenggara pemilu maupun dengan aparat Kemananan yaitu TNI dan Polri.

“Kami berharap, para caleg beserta simpatisan tetap menjaga keamanan bersama,” harapnya

Sesuai hasil penilaian dari Polda NTB kata dia, selain Kabupaten Dompu dan Lombok Timur, Wilayah Kota Bima juga merupakan salah satu wilayah yang dianggap rawan dan masuk zona merah.

Oleh Sebab itu, perlu adanya kerja sama antara aparatur pemerintah, peserta pemilu, penyelenggara pemilu dan aparat keamanan untuk merubah stigma tersebut dari daerah rawan menjadi aman serta zona merah menjadi hijau.

“Kami dari TNI Polri tetap profesional dalam bekerja serta nenjunjung tinggi netralitas pada Pileg dan Pilpres 2019,” tegasnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *