Soal Kartu ILCMI, Seluruh Kepala UPT Diminta Menghadap Kepala Dikbud

Kota Bima, Kahaba.- Pembagian kartu dari PT ILCMI untuk memfasilitasi akses kebutuhan pendidikan kini menjadi polemik di Bima. Dugaan penipuan terhadap ribuan guru itu pun mulai disikapi serius oleh Dinas Dikbud Kota Bima. (Baca. Kartu ILCMI Tidak Bisa Digunakan, Ribuan Guru di Kota Bima Kena Tipu)

Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, H. Alwi Yasin saat diwawancara wartawan Kahaba.net. Foto: Ady

“Kami segera sikapi dengan memanggil seluruh 5 Kepala UPT Dikbud di ruang kerja besok Selasa (23/10),” ujar kepala Dinas Dikbud Kota Bima H Alwi Yasin Senin (22/10). (Baca. FKGO Duga Pembagian Kartu ILCMI Ada Permainan UPT)

Alwi mengakui pada awalnya, pertemuan PT ILCMI bersama jajaran guru sebelumya berkoordinasi dengan UPT Dikbud. Dirinya saat itu hanya mengetahui bahwa  perusahaan tersebut menyampaikan profil perusahaan.

“Kami tidak tahu jika dalam perjalanan sosialisasi ternyata ada penjualan kartu dengan nilai Rp 250 ribu. Pada kartu itu disebutkan akan fasilitasi akses kebutuhan pendidikan. Tapi pada akhirnya tidak bisa berfungsi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, agar permasalahan tersebut bisa terurai dengan baik. Secepatnya akan memanggil seluruh Kepala UPT Dikbud.

“Kami harap semua Kepala UPT Dikbud hadir,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *