6 Tahun Tidak Bayar Pajak, Mobil BNPB Ditilang

Kota Bima, Kahaba.- Mobil operasional milik BNPB yang digunakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, ditahan Sat Lantas Polres Bima Kota pekan kemarin.

Mobil BPBD Kabupaten Bima ditahan di kantor Polres Bima Kota. Foto: Deno

Mobil dengan nomor polisi B 9367 PSC itu ditahan karena melanggar pasal 281 dan 288 tentang pengemudi yang tidak bisa menunjukan SIM dan surat kendaraan.

“Mobil tersebut ditahan saat razia penertiban pekan lalu, karena pengemudi tidak bisa menunjukan SIM dan surat kendaraan,” ujar Kasat Lantas Polres Bima Kota AKP Sopian Hadi, Selasa (232/10).

Kata Sopian, setelah pengendara mobil mendatangi Sat Lantas dan menunjukan surat kendaraan, saat diperiksa ternyata surat pajak kendaraan tersebut sudah tidak berlaku mulai tahun 2012 lalu.

“STNK nya juga sudah mati sejak tahun 2016,” ungkapnya

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Bima H Taufik Rusdi membenarkan jika pajak mobil operasional BNPB itu sudah tidak berlaku. Mobil itu juga belum diserahkan dan masih menjadi aset milik BNPB.

“Mengenai urusan pembayaran pajak dan STNK mobil tersebut itu urusan pihak BNPB,” katanya.

Jika aset mobil tersebut sudah diserahkan ke BPBD Kabupaten Bima tambahnya, maka ia akan bertanggung jawab untuk membayar pajak kendaraan yang dimaksud,” jelasnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *