Diduga Karena Harta Warisan, Pemuda Bolo Ini Ditikam Kakak Kandung

Kabupaten Bima, Kahaba.- Diduga karena pembagian harta warisan yang tidak adil, seorang kakak SL (33) asal Desa Bontokape Kecamatan Bolo tega menikam adik kandungnya sendiri Haeril (30) berkali-kali, Kamis (25/10).

Haeril saat dirawat medis usai ditikam kakak kandungnya. Foto: Ist

“Diduga motifnya karena orang tua mereka tidak adil dalam membagi harta warisan,” ujar Kapolsek Bolo, AKP Muhtar HI.

Kata Kapolsek, sekitar pukul 05.00 Wita, Haeril tertidur pulas di rumahnya. Kemudian sekitar pukul 05.20 Wita datang SL dan masuk ke dalam kamar tidur adiknya  lewat fentilasi jendela.

“Saat itu SL langsung mengeluarkan pisau dan menikam perut sebelah kiri Haeril,” katanya.

Tidak terima ditikam, Haeril mencoba melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian antara keduanya di dalam kamar yang masih dalam keadaan terkunci. Tidak lama kemudian, adik mereka, Muhlis (28) datang dan juga masuk lewat fentilasi jendela untuk melerai.

“Melihat Haeril berlumuran darah, Muhlis memukul SL menggunakan kayu dan mengenai bagian alis. Muhlis berteriak dan warga sekitar datang melerai,” urainya.

Melihat keadaan tesebut kata Kapolsek, warga langsung membawa Haeril ke Puskesmas Bolo untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan SL, juga dibawa oleh warga lainnya ke RSU Sondosia.

“Karena mengalami luka yang cukup serius dan pendarahan yang parah, Haeril dirujuk ke RSUD Bima untuk mendapatkan pertolongan medis,” ungkap Kapolsek.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *