Pemkot Bima Peringati Hari Pahlawan, HKN dan Hari Korpri

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-73, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 dan Hari Korpri ke-47, di halaman Kantor Walikota Bima, Sabtu (10/11). Walikota Bima H Muhammad Lutfi bertindak selaku inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

Upacara Hari Pahlawan, HKN dan Hari Korpri di Halaman Kantor Walikota Bima. Foto: Ist

Hadir Anggota DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Kasdim 1608/Bima, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima serta pimpinan organisasi wanita lainnya se-Kota Bima, Sekda dan jajaran Pemerintah Kota Bima, para Kepala Sekolah, Pengawas Pendidikan dan pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, ASN, KNPI, dan pelajar. Pejabat dan petugas upacara berasal dari unsur TNI, Polri, dan ASN Pemerintah Kota Bima.

Prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya upacara pengibaran bendera merah putih serta mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

“Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna. Bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Walikota Bima.

Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema Hari Pahlawan tahun 2018 adalah: “Semangat Pahlawan di Dadaku”, mengandung makna, sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan. Oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan. Setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara.

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Pada momentum peringatan Hari Pahlawan ini, Mensos menekankan bahwa negara membutuhkan sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pegetahuan dan keterampilan di bidangnya.

Berkaitan dengan Hari Korpri yang ke-47, Walikota berharap agar jajaran KORPRI bisa menjadi teladan bagi perubahan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. Jajaran KORPRI hendaknya mampu memahami dan melaksanakan penataan birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat lagi.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke–54 pada tahun 2018 menjadi momentum untuk melakukan refleksi tentang apa yang harus kita berikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Aku Cinta Sehat” yang menjadi tema HKN tahun ini harus dimaknai secara lebih luas, yaitu pentingnya mengedukasi masyarakat agar berperilaku sehat, perlunya mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat, dan memberikan tanggungjawab menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya untuk hidup sehat melalui upaya preventif dan promotif.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *