Ratusan Peserta CPNS Tidak Ikut Tes

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejak tes CPNS Kabupaten Bima tanggal 3 November 2018 dilaksanakan hingga memasuki hari kedelapan, rupanya tidak sedikit peserta yang tidak mengikuti tes. Alasannya disebabkan beberapa faktor.

Peserta tes CPNS Kabupaten Bima saat masuk di ruangan pembekalan. Foto: Yadien

Kepala BKD Kabupaten Bima menyebutkan, jumlah peserta yang tidak ikut tes sebanyak 116 orang. Rinciannya, 7 peserta pada hari pertama, 10 orang pada hari kedua, 9  peserta pada hari ketiga, 21 orang pada hari keempat, 13 peserta pada hari kelima, 21 peserta pada hari keenam, 16 orang pada hari ke tujuh dan 19 peserta pada hari ke delapan.

Dibeberkannya, peserta yang tidak mengikuti tes CPNS disebabkan beberapa faktor. Di antaranya, peserta salah informasi mengenai jadwal tes, dan ada juga yang terkendala halangan saat menuju tempat tes.

“Yang salah informasi jadwal itu biasanya yang tidak melihat sendiri jadwal tes. Tapi minta bantuan temannya untuk melihat sekaligus, akhirnya salah mendapat informasi,” ujar Syahrul.

Kemudian sambungnya, ada peserta yang datang sehari sebelum tes dan ada juga peserta yang datang sehari setelah tes digelar. Selain itu, ada juga peserta yang datang pada hari yang tepat, tapi salah informasi mengenai sesi berapa mereka akan mengikuti tes.

“Kadang ada juga yang terkendala ban bocor di jalan saat ke lokasi tes atau terhalang hujan,” jelasnya.

Karena itu, dirinya mengimbau kepada peserta yang belum mengikuti tes, agar tidak langsung percaya pada informasi dari teman. Tapi bisa melakukan cek sendiri jadwal tes yang panitia umumkan.

“Memang memerlukan perjuangan, salah satunya mungkin dengan mencari informasi sendiri agar tidak mendapatkan informasi yang salah,” katanya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau agar peserta yang berdomisili jauh dari lokasi tes untuk hadir lebih awal. Bila perlu sehari sebelum jadwal tes. Agar tidak terkendala jika mendapatkan hambatan di perjalanan.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *