Begini Pengakuan Saksi Tentang Pembunuhan di Kendo, TD Diancam 15 Tahun Penjara

Kota Bima, Kahaba.- Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan keterlibatan dalam pembunuhan Darmawan, pemuda asal Kelurahan Kendo beberapa waktu lalu, TD akan dikenakan Pasal 338 dan 351 tentang Penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, dengan ancaman 15 tahun penjara. (Baca. Warga Kendo Temukan Mayat Pemuda Tanpa Celana)

Kanit Pidum Sta Reskrim Polres Bima Kota IPDA Dediansyah. Foto: Bin

Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah melalui KBO Sat Reskrim Polres Bima Kota IPDA Dediansyah mengatakan, setelah menyesuaikan hasil keterangan saksi kunci yang sudah diperiksa penyidik, TD akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. (Baca. Keterangan 2 Saksi Kunci, TD Diduga Otak Pembunuhan Sadis di Kendo)

“Salah satu saksi yang diperiksa mengaku bahwa yang membuang mayat Darmawan adalah TD bersama salah seorang yang dikenal saksi,” ungkapnya, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, saat itu saksi sedang berada di pinggir jalan sebelum memasuki Kelurahan Kendo. Awalnya saksi mengira ada aksi pencurian kambing. Setelah ditegur dan dilihat lebih dekat, ternyata mereka adalah TD dan temannya yang sedang membawa mayat korban menggunakan motor N-Max milik TD.  (Baca. Penemuan Mayat di Kendo, Polisi Periksa 10 Saksi)

“Karena aksinya diketahui saksi, TD mengancam akan membunuh saksi kalau menceritakan kejadian tersebut pada orang lain,” katanya.

Untuk keterlibatan pihak lain dalam kasus pembunuhan ini, pihaknya masih dalami dengan memanggil beberapa saksi lagi. Sedangkan sepeda motor yang dipakai membawa mayat tersebut, sudah diamanakan di Polres Bima Kota sebagai barang bukti.

“Kami juga masih mendalami motif pembunuhan ini, karena hingga sekarang TD belum mengakui perbuatannya,” tambah Dediansyah

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *