Walikota Bima Lepas Kontingen Porprov NTB

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM Lutfi melepas kontingen Kota Bima untuk ikut serta dalam ajang Porprov NTB ke-10, di halaman kantor Walikota Bima, Senin (3/12). Kegiatan itu dirangkaikan dengan apel gabungan yang diikuti jajaran ASN Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Suasana pelepasan kontingen Porprov di halaman Kantor Walikota Bima. Foto: Ist

Ketua Panitia yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima H Mukhtar Landa menyampaikan, kontingen Kota Bima mengikuti 26 cabang olahraga yang dipertandingkan pada event Porprov X NTB.

“Jumlah atlet yang bertanding zebanyak 342 orang, yang terdiri atas 227 atlet putra dan 115 atlet putri. Sedangkan official yang mendampingi sebanyak 137 official,” sebutnya.

Disamping atlet dan official kata mantan kepala BKPSDM itu, kontingen Kota Bima juga didampingi oleh Panitia Porprov NTB ke-10 yang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Bima Nomor 648 Tahun 2018.

“Inshaa Allah seluruh kontingen akan diberangkatkan ke Mataram secara bertahap mulai tanggal 7 Desember 2018 pekan ini,” katanya.

Sementara itu Walikota Bima HM Lutfi dalam arahannya menyampaikan, menjadi sebuah kebanggaan terhadap para atlet terbaik Kota Bima yang dilepas hari ini. Karena akan berjuang memperebutkan prestasi yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bima.

“Kepada para atlet dan official kami doakan semoga mereka dapat menampilkan kemampuan terbaik, dan mengharumkan nama daerah,” harapnya.

Lutfi berpesan, agar para atlet menjunjung tinggi semangat sportivitas dan memanfaatkan momen ini untuk menimba pengalaman sebanyak-banyaknya serta mengasah kemampuan. Para atlet juga diharapkan dapat menjaga kondisi agar mampu menyelesaikan jadwal pertandingan sesuai yang diagendakan.

“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas dan raihlah kemenangan,” pungkasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *