Banjir Kilo dan Kempo Sisakan Limbah dan Lumpur

Kabupaten Dompu, Kahaba.- Pasca bencana banjir yang melanda Kecamatan Kilo dan Kempo, Senin (3/12) kemarin. Sebagian jalan raya tampak luluh lantah dan tak beraturan. (Baca. Kilo dan Kempo Dihantam Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terdampak)

Keadaan jalan raya Lintas Kilo, usai dihantam banjir bandang dan luapana air gunung. Foto: Ist

Seperti yang terjadi di Dusun Matompo, dan Mpolo Desa Mbuju Kecamatan Kilo. Terjangan air bah itu telah memporak-porandakan kehidupan warga. Selain kepanikan, warga kini berhadapan dengan sampah, limbah, lumpur dan bebatuan tajam.

Kades Mbuju Abdullah Mursalin mengungkapkan, saat ini kondisi warga di Dusun Matompo sangat dikhawatirkan. Pasalnya, rumah-rumah mereka akan terus tegenang air limbah dan sampah.

”Saya khawatir kondisi ini akan berefek pada kesehatan mereka, terutama kepada anak-anak,” katanya.

Warga saat ini, hanya pasrah dan menunggu bantuan yang datang. Yang paling dihawatirkan juga adalah soal akses jalan dan keselamatan kendaraan.

”Saya mendapat laporan kondisi jalan semakin rusak dan ada beberapa orang korban kecelakaan di gundukan lumpur dan kubangan air bah itu,” jelas Kades.

Pantauan media ini, lebih kurang 15 meter jalan penghubung Kecamatan Kilo di Dusun Matompo tepatnya di dekat SMAN 2 Kilo tergenang air bah, gundukan lumpur dan tanah dan terdapat kerusakan jalan dan drainase. Sementara di Songgajah, tampak jalan penghubung Kempo dan Pekat rusak dan sebagian ketutup pasir, kerikil tajam dan tanah.

Namun, kini warga dan seluruh aparat yang melakukan gotong-royong. Sisa-sisa banjir terutama material galian C dan saluran tersumbat diangkat dan dibuang.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *