Kesal Karena Mati Lampu, Seorang Warga Nekat Bacok Petugas PLN

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kesal karena lampu di rumahnya mati saat pemadaman listrik dilakukan oleh PLN, IW (35) warga Desa Tambe Kecamatan Bolo nekad menganiaya M Said (51) karyawan PLN unit Bolo, Jumat (7/12) sekitar pukul 21.00 Wita.

M Said saat dirawat di PKM Bolo. Foto: Ist

Kapolsek Bolo AKP Muhtar HI mengatakan, awalnya korban sedang jaga dan menunggu lampu nyala yang padamkan secara bergiliran. Korban yang waktu itu sedang duduk di kursi panjang kantor PLN unit Bolo didatangi oleh IW, kemudian membacok korban dengan menggunakan parang.

“IW datang langsung ngamuk dan membacok korban yang sedang duduk,” ujarnya.

Akibatnya, korban yang merupak warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga tersebut mengalami luka bacok di pergelangan tangan kirinya dan sebagian fasilitas kantor PLN berupa kursi rusak.

“Usai bacok korban, IW sempat ngomel-ngomel. Namun disuruh pulang oleh karyawan PLN yang lain,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek membeberkan, korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi sesaat setelah kejadian. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa kursi yang rusak akibat insiden tersebut.

“Kasusnya sedang ditangani sekarang,” katanya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Putra Bima dr

    Perbuatannya mmg tdk harus ditiru namun dibalik itu pihak PLN jg kadang keterlaluan. Syukur klo pemadaman diberitahukan terlebih dahulu namun yg terjadi selama ini justru sebagian besar pemadaman tanpa pemberitahuan sehingga masyarakat pengguna listrik khususnya untk yg usaha sangat terganggu bahkan sampai mengalami kerugian materiil akibat pemadaman listrik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *