Pelanggaran Kampanye Melibatkan ASN Penuhi Unsur, Bawaslu Serahkan Berkas ke Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dugaan pelanggaran kegiatan kampanye yang menggunakan fasilitas pendidikan, dan melibatkan ASN di Aula TK-IT Rahman Hakim, oleh Caleg DPRD Kabupaten Bima dari Partai PPP, telah memenuhi unsur.

Bawaslu Kabupaten Bima menyerahkan berkas pelanggara kampanye ke Polisi. Foto: Ist

Devisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bima Abdurrahman mengatakan, setelah pihaknya memeroses penanganan selama 14 hari, terhitung sejak adanya temuan dari Panwascam Woha. Kemudian dilakukan pembahasan kedua untuk menentukan terpenuhi unsur dugaan tindak pidana pemilu, disimpulkan dugaan itu memenuhi unsur.

“Kegiatan itu dilakukan tanggal 24 November 2018 di Desa Donggobolo Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Hasil proses, dugaan pelanggaran pemilu tersebut dinyatakan terpenuhi unsur tindak pidana pemilu, yaitu dugaan melanggar pasal 493, 521 jo 280 ayat 1 huruf h dan ayat 2 huruf f Undang-undang 7 tahun 2017,” jelasnya, Jumat (14/12).

Karena dinyatakan telah terpenuhi unsur pidana pemilu kata Abdurrahman, maka Bawaslu Kabupaten Bima hari ini tanggal 14 Desember 2018 meneruskan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti dengan proses penyidikan tindak pidana pemilu.

“Dugaan pelanggaran ini menjadi ranah pihak kepolisian. Kita berharap secepatnya diproses,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *