Sekda Lepas Wakil Kota Bima Lomba Marching Band Tingkat Provinsi NTB

Kota Bima, Kahaba.- Sekda Kota Bima H Mukhtar Landa secara resmi melepas grup marching band dari SDN 19 Kota Bima, SDN 21 Kota Bima, dan SMPN 2 Kota Bima yang akan mewakili Kota Bima pada ajang Lomba Marching Band Pelajar se-Provinsi NTB, di Kantor Pemkot Bima, Selasa (18/12).

Sekda Kota Bima saat melepas Marching Band Wakil Kota Bima yang akan berlaga di Provinsi NTB. Foto: Ist

Menurut penjelasan Kepala SMPN 2 Kota Bima M Yusuf Ahmad, perlombaan yang diselenggarakan Dinas Dikbud Provinsi NTB dan Universitas Mataram itu merupakan kegiatan rutin tahunan, dalam rangka pembinaan dan memacu kreativitas penggiat marching band di sekolah-sekolah se-NTB.

“Tahun ini Kota Bima diwakili 3 regu, yakni Marching Band Halilintar dari SMPN 2 Kota Bima, Marching Band Gita Nada 21 dari SDN 21 Kota Bima, dan Marching Band Cipta Pesona Nada dari SDN 19 Kota Bima. Masing-masing regu beranggotakan 65 hingga 70 pelajar,” ujarnya.

Kata dia, rombongan akan berangkat menuju Mataram pada Rabu 19 Desember 2018, dan akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan mulai dari pengarahan teknis, hingga pelaksanaan lomba selama 2 hari. Rombongan diagendakan kembali ke Kota Bima tanggal 24 Desember 2018.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Bima, baik berupa dana maupun dukungan moril,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Sekda Kota Bima H Mukhtar Landa menyampaikan ucapan selamat atas prestasi ketiga sekolah ini yang telah mendapat pengakuan pada tingkat Provinsi.

“Kita doakan bersama ketiga grup marching band ini meraih prestasi terbaik,” harapnya.

Dirinya juga berpesan agar para pendamping atau guru pembimbing memperhatikan kebutuhan para anggota regu serta memberikan semangat tanding.

“Jaga nama baik daerah, karena rombongan ini berangkat membawa nama Kota Bima,” pesan Sekda.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *