Tumor Mata, Anak Buruh Tani ini Minta Tolong ke Bupati Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kasihan Imam Munawar (4), bocah yang beralamat di RT 01 RW 01 Desa Kawinda To’i Kecamatan Tambora ini harus menahan perih yang tak pernah usai, karena menderita tumor mata kanan.

Kondisi Imam dengan mata yang tumor. Foto: Ist

Saat ini Imam hanya menunggu bantuan semua pihak, termasuk dari pemerintah dan Bupati Bima untuk meringankan beban yang dialami, agar bisa segera dioperasi dan bisa menikmati masa kecilnya.

Ketua Organisasi Gerakan Pemuda Sehat Kabupaten Bima Taufiqqurahman mengaku, dirinya sudah menemui Imam. Informasi awalnya diketahui dari anggota organisasi yang berada di Kawinda Toi.

”Imam ini anak buruh tani, hidup mereka miskin dan sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari semua pihak,” katanya saat menghubungi media ini, Rabu (19/12).

Diakui Taufikurrahman, orang tua Imam tidak mengetahui pasti apa sebab sehingga mata anaknya membengkak dan berwarna hitam. Tapi saat dibawa ke Poli Mata RSUD Bima, dokter setempat menyebutkan jika Imam mengalami tumor mata.

“Dokter menyarankan agar dibawa ke Mataram, untuk di operasi. Tapi orang tua Imam tidak bisa berbuat banyak. Selain buta huruf, juga miskin,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, saat ini Imam belum memiliki BPJS. Terhadap kondisinya tersebut, pihak keluarga sudah melaporkannya ke kepada desa setempat. Hanya saran untuk segera berobat saja yang disampaikan oleh kepala desa.

Karena terkenda biaya, saat ini Imam hanya bisa berobat secara tradisional. Sembari berharap ada bantuan untuk membawanya ke Mataram dan bisa segera dilakukan operasi.

“Pihak keluarga dan orang tuanya sangat berharap pemerintah dan Bupati membantu kesembuhan Imam,” ungkapnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *