Pemuda yang Menembak Elang dan Mengunggah di FB itu Akhirnya Diamankan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Seorang pemuda MS (26) warga Desa Teta Kecamatan Lambitu diamankan Satuan Reskrim Polres Bima Kota, karena memburu satwa dilindungi yaitu burung jenis Elang Jari Pendek

MS saat menunjukan Elang Kuku Pendek yang diburunya dan diunggah di FB. Foto: Ist

Sebelumnya, pelaku sempat mengunggah foto dirinya yang membentangkan Elang Jari Pendek di media sosial Facebook (FB). Unggahannya tersebut pun dishare dan mendapat kecaman dari pemerhati satwa dilindungi.

Kasubbag Humas Polres Bima Koat IPDA Suratno mengatakan, MS diamankan kemarin sekitar pukul 24.00 Wita, setelah Satuan Reskrim Polres Bima Kota mendapat informasi di Desa Teta Kecamatan Lambitu, terjadi perburuan satwa dilindungi yaitu burung jenis Elang Jari Pendek.

“Polisi langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku berikut sarana atau alat yang digunakan sebagai perburuan,” ujarnya, Rabu (19/12).

Ia menyebutkan, adapun barang bukti yang diamankan 1 pucuk senapan angin jenis laras panjang, merk Jawara, 1 unit smartphone merk samsung, foto dalam status FB (screenshot) terduga sedang membawa satwa hasil buruan (Elang Jari Pendek) di lokasi perburuan.

Kata Suratno, jika pelaku tidak mengetahui jika Elang Jari Pendek jenis satwa yang dilindungi, maka dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatanya. Kemudian satwa yang diambil yang masih dalam kondisi hidup dilepas ke habitatnya.

“MS mengakui perbuatannya, tapi tidak mengetahui jika burung yang dia tembak termasuk satwa yang dilindungi,” ungkapnya..

Setelah berhasil menembak burung dimaksud dan terjatuh, burung tersebut kesulitan terbang dan MS sempat mengabadikannya dengan foto dan mengunggahnya di FB.

“Setelah itu, MS meninggalkan burung itu di gunung dengan keadaan hidup dan mencoba untuk terbang dan berlari,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *