Rumah Pendukung Mantan Kades Timu Dilempar, Keadaan Sempat Memanas

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rumah Herman, salah satu pendukung Calon Kades Timu dilempar orang tidak kenal, Jumat (21/11) sekitar pukul 13.30 Wita.

Suasana di rumah Mantan Kades Timu yang juga merupakan Cakades nomor ururt 1 Arsyad Djamaludin saat didatangi pendukungnya untuk melapor. Foto: Yadien

“Saya dukung nomor urut 1. Tapi rumah saya dilempar dengan menggunakan batu bata,” ujar Herman saat dikonfirmasi, Jum’at malam (21/12).

Herman mengatakan, saat rumahnya dilempar ia sedang bertamu di rumah A Latif, warga RT 12. Waktu itu dirinya diberitahu jika rumahnya dilempari orang.

“Mendapat informasi itu saya langsung menuju rumah untuk memastikan informasi tersebut,” katanya.

Tiba di rumah, Herman melihat bagian atap rumahnya terdapat bekas pelemparan menggunakan batu bata. Melihat hal itu, dirinya langgsung ngamuk.

“Tapi tidak ada warga sekitar yang menggubris saya,” katanya.

Ia membeberkan, sebelum hari pemungutan suara, salah satu oknum pendukung calon kepala desa nomor urut 2 desa setempat mengancam akan melempar rumah jika calon nomor urut 1 yang didukung dirinya menang.

“Tapi sekarang kan aneh. Calon yang saya dukung kalah, tapi rumah saya dilempar,” bebernya.

Dirinya sangat sesalkan ulah pelaku tersebut. Terkait hal itu, dirinya mengaku geram tapi mau bilang apa, saksi dan bukti lain tidak ada.

“Mestinya mereka yang menang harus bersyukur bukan melempar rumah orang yang kalah,” kesalnya.

Mantan Kades Timu yang merupakan calon nomor urut 1, Arsyad H Djamaludin membenarkan kejadian tersebut. Sekitar pukul 21.10 Wita Herman dan pendukung lainnya berdatangan di kediamannya untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Saya dapat info setelah Herman datang ke rumah setelah Isya. Saya sudah berkoordinasi dengan pihak kepokisian dan Pemerintah Kecamatan Bolo untuk menindaklanjuti,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada seluruh pendukungnya agar tidak berbuat onar. Dan berkaitan dengan kejadian yang sedang dihadapi oleh pihaknya agar diselesaikan dengan kepala dingin.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *