Hari Ibu, FPKT Kota Bima Baksos di Kelurahan Nae

Kota Bima, Kahaba.- Memperingati Hari Ibu Tahun 2018, Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kota Bima bersama Karang Taruna Pesona Kelurahan Nae, BSMI Kota Bima, Rumah Khitan Dhuafa dan Khitan Nusantara, menggelar bakti sosial (Baksos) sunatan massal di Kelurahan Nae, Minggu pagi (23/12).

Sunatan massal yang digelar FPKT Ktoa Bima. Foto: Bin

Kegiatan yang diawali dengan jalan santai dan senam sehat itu dihadiri ratusan masyarakat, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Sudirman Djunaiddin, Alfian Indrawirawan, Ketua KNPI Kota Bima Hj

Mutmainah, Lurah Nae dan jajaran pengurus FPKT Kota Bima.

Ketua FPKT Kota Bima Diah Citra Pravitasari menjelaskan, acara sunatan massal gratis, senam pagi sekaligus penyajian jajanan khas Bima ini merupakan rangkaian kegiatan baksos yang pertama kalinya terselenggara, dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-90.

Dirinya merasa sangat beryukur, karena melihat antusiasme masyarakat menghadiri acara dimaksud. Pihaknya pun berencana akan menggelar kegiatan sosial serupa pada tahun 2019 nanti, dengan lebih banyak doorprize.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar. Semoga saja bermanfaat,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Ketua FPKT Kota Bima bersama Ketua KNPI Kota Bima saat acara sunatan massal. Foto: Ist

Dita, sapaan akrabnya, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu kegiatan tersebut. Terutama Karang Taruna Pesona Kelurahan Nae dan kepada seluruh Donator yang telah banyak membantu.

Sementara itu, Ketua BSMI Kota Bima H Muhammad Akbar menambahkan, target sunatan massal pada kegiatan ini sebanyak – banyaknya. Namun anak – anak yang datang untuk dikhitan lebih dari 40 orang.

“Tadi anak-anak yang dikhitan juga diberikan amplop dan sarung oleh FPKT Kota Bima,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *