Dilarang Jualan di Taman Amahami, PKL Blokir Jalan

Kota Bima, Kahaba.- Lantaran dilarang berdagang disekitar Taman Amahami oleh Sat Pol PP, Rabu sore (26/12), para PKL memblokir jalan dengan menggunakan rombong dagangan. (Baca. Puluhan PKL Protes, Lokasi Jualan di Amahami Digusur Pemerintah)

Ketegangan terjadi antara PKL dan aparat Pol PP di sekitar taman Amahami. Foto: Ist

Ketegangan pun tak bisa dihindari. Sebab, Para PKL tetap ngotot ingin berjualan di sekitar taman tersebut. Sementara lokasi baru yang disiapkan oleh pemerintah, dinilai tidak layak dan merugikan para PKL.

Beruntung saat ketegangan terjadi antara PKL dan Sat Pol PP, blokir jalan tersebut cepat diatasi oleh TNI dan Polri yang langsung menuju lokasi kejadian.

Salah satu PKL Herman mengaku omset dagangannya turun setelah dipindahkan ke jalan baru Amahami. Di tempat itu, sep pengunjung.

Untuk itu, pihaknya akan tetap bertahan berjualan di sekitaran Taman Amahami. Sebab, di taman tersebut jauh lebih laris.

“Kami akan tetap berjualan taman, kami tidak mau dipindahkan di tempat yang baru,” tegasnya.

Bagaimana tidak, lokasi baru itu menurut dia tidak memberikan keuntungan untuk para PKL. Rombong juga banyak yang jatuh ke laut karena dihempas angin.

“Omset kami turun drastis semenjak dipindahkan,” katanya.

Untuk mengurai persoalan itu, proses mediasi pun berlangsung di pos pengamanan Natal dan Tahun baru yang berada di sekitar Amahami. Mediasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Rasanae Barat AKP Hatta.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *