Pembagian Gas Elpiji di Bolo, Tuntas

Kabupaten Bima, Kahaba.- Distribusi paket perdana program konvers minyak tanah ke gas elpiji (Tabung LPG 3 kg, kompor dan aksesorisnya) di desa Kecamatan Bolo selesai dilakukan.

Warga Desa Kara saat menerima bantuan gas elpiji. Foto: Yadien

“Paket untuk warga miskin itu sudah kami distribusikan sejak hari Rabu (26/12) lalu,” ujar salah satu Surveyor Intermedia Grapika, Sirajudin saat melakukan pendistribusian di Desa Kara Kecamatan Bolo, Jumat (28/12).

Katanya, dari 14 desa yang ada di Kecamatan Bolo, jumlah bantuan yang diterimanya berbeda. Jumlah itu tergantung data penerima manfaat yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Memang tidak sama jumlahnya pada setiap desa,” katanya.

Ia membeberkan, di Desa Bontokape pihaknya mendistribusikan sebanyak 377 paket elpiji, Desa Darussalam 255 paket, Kananga 537 paket, Kara 110 paket, Leu 587 paket, Nggembe 531 paket, Rada 460 paket, Rasabou 775 paket, Rato 900 paket, Sanolo 405 paket, Sondosia 460 paket, Tambe 872 paket, Timu 563 paket dan Tumpu sebanyak 491 paket.

“Penerima manfaat terbanyak di Kecamatan Bolo yakni Desa Rato dengan total 900 paket,” bebernya.

Sirajudin menjelaskan, sebelum paket tersebut dibagikan ke penerima manfaat, pihaknya lebih awal telah melakukan sosialisasi tentang cara penggunaannya, mengingat penggunaan LPJ merupakan hal yang baru bagi masyarakat.

“Dalam sosialisasi kita sudah sampaikan agar bisa menggunakanya dengan baik dan dalam keadaan aman dan tenang,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut kata Sirajudin, pihaknya mengingatkan beberapa hal kepada warga. Di antaranya hal-hal yang harus dilakukan sebelum pemasangan, ketika pemasangan, apabila terjadi kebocoran dan ketika meninggalkan rumah.

“Hal-hal penting tentang cara penggunaannya sudah kami sosialisasikan,” ungkapnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *