SDN 11 Terpilih Menjadi Sekolah Perintis Adiwiyata Mandiri

Kota Bima, Kahaba.- Setelah mengikuti lomba sekolah Adiwiyata tingkat nasional mewakili Provinsi NTB di Jakarta akhir Desember ini. SDN 11 Kota Bima akhirnya ditetapkan sebagai sekolah perintis Adiwiyata Mandiri Tahun 2019.

Kepala SDN 11 Kota Bima Sri Hariningsih (Kanan) saat menerima piagam penghargaan Sekolah Perintis Adiwiyata Mandiri. Foto: Ist

Kepala SDN 11 Kota Bima Sri Hariningsih mengungkapkan, setelah mengikuti sejumlah rangkaian presentasi dan penyesuaian dokumen tentang profil sekolah. Setelah itu dewan juri menilai dan menganalisa, pihaknya terpilih menjadi salah satu sekolah perintis Adiwiyata Mandiri di NTB.

“Sistem penilaian oleh panitia tidak menyebutkan siapa yang menjadi juara. Tapi secara keseluruhan, berupa rekomendasi status sekolah, yaitu dari Adiwiyata meningkat menjadi Adiwiyata Mandiri,” ujarnya, Sabtu (29/12).

Sri menjelaskan, berkat peningkatan status menjadi sekolah perintis Adiwiyata Mandiri. Maka ini menjadi bagian dari penghargaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam membangkitkan kesadaran warga sekolah, untuk lebih peduli lingkungan sekolah dan juga masyarakat.

“Lomba ini bukan hanya sisi formalitas saja, tapi lebih pada tujuan meningkatkan semangat kerjasama, kekompakan serta turut bertanggungjawab bersama dalam menjaga kelestarian alam. Baik itu di lembaga pendidikan, dan juga masyarakat,” katanya.

Setelah ditunjuk sebagai perintis Adiwiyata Mandiri, selanjutnya sekolah yang telah ditunjuk untuk membimbing dan membina 2 sekolah imbas lainnya di Kota Bima. Sehingga kedepan, sekolah di Kota Bima direncanakan akan menjadi sekolah Adiwiyata.

Ia menambahkan, guna mensukseskan program Adiwiyata Mandiri. Pihaknya akan intens berkomunikasi dengan dinas terkait. Agar bisa berkerjasama dan memilih sekolah mana yang akan dijadikan rujukan sekolah imbas.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *