Pelaku Pengerusakan Kantor Desa Monta Ditangkap, 6 Orang Masih Diburu

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kasus pengerusakan Kantor Desa Monta ditangani serius Polres Bima. tak butuh waktu lama, 4 pelaku ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan pelaku lainya sebanyak 6 orang saat ini masih diburu.

Kapolres Bima bersama wakil Bupati Bima saat menggelar siaran pers soal penangkapan pelaku pengerusakan Kantor Desa Monta. Foto: Deno

“Kami sudah menetapkan N, W, B, dan AL sebagai tersangka. Mereka warga Desa Monta. Untuk pelaku lain yang sudah dikantongi namanya dan sudah ditetapkan tersangka masih dalam pencarian,” ujar Kapolred Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo sat menggelar siaran pers, Sabtu (29/12).

Kata Bagus, kejadian pengerusakan terjadi hari Kamis kemarin sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, pegawai Desa Monta dan masyarakat sedang melaksanakan kegiatan sosialisasi pembagian minyak tanah dan kompor gas. Tiba-tiba datang sekelompok orang yang merusak alat kerja seperti Komputer, Laptop, kipas angin dan kursi.

Setelah memeriksa 15 orang saksi, pihaknya menetapkan 10 orang tersangka. Kasus ini masih dalam tahap penyidikan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan tersangka baru.

“Bagi yang merasa diri terlibat dalam pengerusakan, segera menyerahkan diri dengan cara baik-baik. Jika tidak akan ditangkap dengan paksa,” tegasnya.

Untuk para pelaku yang sudah diamankan sambungnya, telah melanggar Pasal 170 junto 406 tentang pengerusakan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Untuk aktor dan motiv dari pengerusakan tersebut masih kami dalami,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Bupati Bima Dahlan M Noor meminta masyarakat untuk bisa menahan diri. Hindari perbuatan yang melanggar aturan hukum, karena tidak bernilai positif. Masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga keamanan bersama.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bima saya berharap masyarakat bisa menahan diri dan sama-sama bisa menciptakan keamanan bersama,” harapnya.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *