Selama Desember Polres Bima Kota Ungkap 7 Pelaku Kasus Curanmor

Kota Bima, Kahaba.- Pada bulan Desember 2018, Sat Reskrim Polres Bima Kota mengungkap kasus pencurian sepeda motor dan pencurian dengan kekerasan. Sebanyak 7 tersangka ditangkap dengan jumlah barang bukti 11 unit sepeda motor berbagai merk.

Para pelaku curanmor dan barang bukti motor diamankan di Polres Bima Kota. Foto: Deno

“Selain 11 unit sepeda motor, kami juga mengamankan 2 buah kunci letter T, 1 senpi rakitan laras panjang dan 13 butir peluru kaliber 5,5 yang masih aktif,” ujar Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah melalui Kasat Reskrim IPTU Akmal Novian Reza saat konferensi pers, Senin (31/12).

Kata Kasat, Jumlah kendaraan yang disita dan para pelaku tersebut merupakan hasil pengungkapan selama bulan Desember. Para pelaku yang melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian tersebut berasal dari Kabupaten Bima.

Mereka adalah MU alias DI (20), SA (20), UI (20), AS (20) asal Desa Soki. Sedangkan AB (32) asal Desa Ncera melanggar pasal 480 KUHP tentang penadahan. Kemudian untuk tersangka UM (36) dan JU (45) melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Dari jumlah tersangka tersebut, AS merupakan residivis curanmor.

“Untuk pelaku pencurian dan penadah akan dianacam hukuman di atas 5 tahun. Sedangkan yang melanggar Undang-Undang Darurat diancam hukuman penjara di atas 10 tahun,” sebutnya.

Untuk barang bukti sepeda motor yang diamankan sambungnya, Honda Beat warna putih list hitam dengan Nopol EA 5360 XO, Vario Techno hitam tanpa Nopol, Beat Pop hitam putih tanpa Nopol, Mio JT 125 warna hitam dengan nopol EA 3940 MB, Vario 125 warna hitam tanpa Nopol, Zupiter warna hitam tanpa Nopol, Beat warna hitam putih tanpa Nopol, Vario hitam dengan Nopol DR 3297 TU, Beat warna hitam putih dengan nopol EA 4394 SN.

2 sepeda lain adalah Vixion jenis lama warna hitam putih tanpa Nopol dan Honda Beat warna hitam putih tanpa Nopol yang digunakan para pelaku untuk beroperasi.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *