Rumah Warga Dodu Dirusak dan Motor Dibakar Sekelompok Pemuda

Kota Bima, Kahaba.- Rumah Mastur asal RT 05 RW 02 Lingkungan Dodu 2 harus menjadi sasaran sekelompok kelompok pemuda dari Lingkungan Dodu 1, Selasa (1/1) dini hari. Selain rumah itu rusak dilempari, motor Revo milik Mastur juga dibakar.

Motor milik mastur dibakar kelompok pemuda. Foto: Ist

Kasubag Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno mengatakan, awalnya kelompok pemuda itu mendatangi kios milik Arifin di Lingkungan Dodu 2, menanyakan keberadaan Hamzah. Namun dijawab tidak tahu oleh Rita istrinya Arifin.

Tidak terima dan tidak puas dengan Jawaban tersebut, sekelompok pemuda langsung mengejar Arifin dan Rita serta beberapa orang yang berada di kios menggunakan parang.

“Beruntung saat itu tidak korban yang menjadi sasaran sekelompok pemuda tersebut, karena Arifin dan istrinya cepat menyelamatkan diri,” ujarnya.

Setelah itu, para pemuda menuju arah timur dan merusak rumah milik Mastur yang berada di pinggir jalan dan membakar motor Revo. Mendengar ada keributan, warga sekitar keluar untuk melihat hal apa yang sedang terjadi. Warga pun geram dan mencari para pelaku dimaksud.

Beruntung kejadian tersebut cepat diatasi oleh TNI-Polri. Dengan reaksi yang cepat, Dandim 1608 Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dibantu Anggota Polsek Rasanae Timur di bawah pimpinan Kabag Ops Polres Bima Kota Kompol Kasman langsung mengamankan situasi.

“Kami masih dalami kejadian ini, para pelaku pengerusakan akan dicari dan diproses sesuai hukum,” katanya.

Suratno juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menjaga keamanan di wilayah masing-masing. Biarkan polisi yang menyelesaikan persoalan tersebut. Jangan sampai ada masyarakat bertindak dan melawan aturan hukum. Karena itu akan memperbesar masalah yang ada.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *