Korupsi Dana Desa, Pemdes Darussalam Didemo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan warga dan pemuda yang tergabung dalam Gabungan Aliansi Peduli Masyarakat Anti Korupsi (Gapmak) Provinsi NTB menggelar aksi demonstrsi di Kantor Desa Darusalam Kecamatan Bolo, Kamis (3/1).

Gapmak Provinsi NTB saat aksi di Kantor Desa Darusalam Kecamatan Bolo. Foto: Yadien

Koordinator Aksi Muh Ilham mengatakan, aksi tersebut digelar menyusul atas adanya dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa setempat.

“Negara mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat ulah Pemdes Darussalam,” tudingnya.

Kata dia, melalui anggaran tersebut, pemerintah desa diharapkan melakukan pembangunan yang berkeadilan. Sehingga tercipta kehidupan yang sejahtera dan aman. Namun, semua program- program pembangunan tidak dilaksanakan sebagaimana ketentuan.

Pihaknya pun telah mempelajari dan mendalami hasil penggunaan dana desa sejak tahun 2016 hingga 2018. Disimpulkan, negara mengalami kerugian sebanyak Rp344.950.000 akibat penyalahgunaan dana desa.

“Hasil temuan itu sudah kami koordinasikan dengan BPD setempat untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Karena itu, ia menuntut pemerintah desa setempat untuk segera memecat oknum-oknum yang terlibat dalam tindak pidana korupsi tersebut. Selain itu, pihaknya juga berharap polisi segera menangani dan memproses oknum aparat desa yang terlibat dalam penyalahgunaan tersebut.

“Kami meminta kepada BPD agar menyegel kantor desa sampai tuntutan kami ditindaklanjuti,” tuntutnya.

Menindaklanjuti tuntutan tersebut, BPD setempat langsung melakukan penyegelan kantor desa setempat menggunakan beberapa papan kayu.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *