39 Mahasiswi Akbid Harapan Bunda Angkatan Ke-X Diwisuda

Kota Bima, Kahaba.- Kampus Akbid Harapan Bunda yang beralamat di Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda, melaksanakan Sidang terbuka Senat Akademi, Dalam rangka wisuda 39 mahasiswi angkatan ke-X, di Gedung Paruga Nae Convention Hall, Rabu (9/1).

39 Mahasiswi Akbid Harapan Bunda Angkatan Ke-X yang menjadi proses wisuda. Foto: Deno

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Direktur Akbid Harapan Bunda Maya Febrianti tersebut, dihadiri oleh Wakil Walikota Bima Fery Sofian, perwakilan Bupati Bima, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bima dan Kabupaten Bima, perwakilan LL Dikti, Ketua IBI, Kepala Puskesmas Kota dan Kabupaten Bima dan orang tua para wisudawati.

Ketua yayasan Akbid Harapan Bunda H Dahlan dalam sambutanya menyampaikan, sebagai pemrakarsa lahirnya Akbid Harapan Bunda Bima, memiliki cita-cita luhur untuk membantu pemerintah menciptakan sumber daya manusia kesehatan, khususnya tenaga bidan yang profesional.

Jika melihat kondisinya saat ini, maka pihaknya mengelaim bahwa cita-cita tersebut telah terwujud. Saat ini saja, lulusan Akbid Harapan Bunda sudah bekerja di sejumlah instansi, baik negeri maupun swasta di berbagai wilayah republik Indonesia.

“Lulusan dari kampus Akbid Harapan Bunda, sudah ada yang bekerja di Papua, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Jawa tengah, Jawa Timur dan sejumlah daerah lain. Begitu juga di wilayah Pulau Sumbawa, sudah banyak yang bekerja,” ungkapnya.

Menurut Dahlan, itu menunjukkan bahwa lulusan Akbid Harapan Bunda tidak hanya mampu bersaing di daerah saja, tapi juga berbicara banyak di tingkat Nasional. Sebagai institusi yang tumbuh dan besar di daerah, tentu hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus Akbid Harapan Bunda Kota Bima. Artinya di tingkat nasional, lulusan Akbid Abang Bunda  mampu mengisi peluang kerja yang disediakan pemerintah seperti program Indonesia sehat dan riskesdas.

“Baru-baru ini alumni kami juga berhasil memenangkan persaingan dengan banyak alumni dari perguruan tinggi lain, untuk memperebutkan satu formasi tenaga bidan di Kota Bima dan Kabupaten Bima,” katanya.

Dahlan juga menyatakan ucapan selamat kepada para wisudawati. Dirinya berharap kepada para wisudawati untuk terus belajar, karena ilmu selalu berkembang. Lebih khususu untuk tidak lupa tetap jalin silaturahmi dengan almamater Akbid Harapan Bunda Bima.

Proses wisuda 39 Mahasiswi Akbid Harapan Bunda Angkatan Ke-X. Foto: Deno

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menyampaikan, ucapan selamat pada para wisudawati, karena telah resmi menyandang status ahli madya bidan, berikut dengan segala tanggungjawab yang melekat pada profesi tersebut.

“Setelah lulus sebagai bidan harus siap mengabdi di tenaga kesehatan di manapun tenaganya diperlukan. Kemudian harus terdaftar dalam organisasi profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI),” sarannya.

Kata Feri, tenaga kesehatan memiliki tanggungjawab yang sangat besar, karena menyangkut keselamatan hidup dan masa depan generasi. Tanggungjawab tersebut harus mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kota Bima, dirinya berharap kepada semua wisudawati dapat menjalani profesi tersebut dengan jelas dan tidak pernah berpikir untuk menyalah gunakan untuk hal-hal yang mencoreng profesi bidan.

“Mengakhiri sambutan ini, saya ucapkan selamat mengabdi kepada para bidan baru. Kita pahami bersama tugas ini bukan tugas yang ringan. Dalam perjalanannya pada bidan akan menghadapi banyak tantangan. Untuk itu dibutuhkan kekuatan fisik dan mental serta kebesaran jiwa dalam mengemban amanah yang mulia ini,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *