Musim Hujan, Retribusi di Pasar Sila Minim

Kabupaten Bima, Kahaba.- Akibat hujan yang sering datang sejak pagi, retribusi di Pasar Sila Kecamatan Bolo berkurang. Pasalnya, jika saat hujan datang, hanya sedikit pedagang yang berjualan.

Kepala UPT Pasar Kecamatan Bolo Kaharudin. Foto: Yadien

“Kita mau minta retribusi sama siapa, sementara pedagang tidak ada yang jualan,” ujar Kepala UPT Pasar Kecamatan Bolo Kaharudin, Jumat (18/1).

Katanya, saat musim hujan retribusi yang didapat hanya 10 persen dari jumlah retribusi normal. Selain karena hujan, hal lain yang membuat minimnya retribusi yakni kurangnya para pedagang ikan. Itu disebabkan banyaknya nelayan yang tidak melaut saat kondisi cuaca buruk.

“Yang banyak di pasar ini kan para pedagang ikan. Tak ada mereka yang jualan, sangat berpengaruh,” tuturnya.

Sementara itu sambung Kaharudin, jumlah retribusi pasar yang ditargetkan pemerintah daerah sebagai PAD tahun ini sebanyak Rp 400 juta lebih. Itu dirasa cukup berat, mengingat kurangnya retribusi yang didapat di lapangan.

Diakuinya, target PAD tahun 2018 – 2019 lebih besar dari tahun 2016 – 2017 yang hanya Rp 138 juta. Peningkatan itu terjadi karena adanya perubahan regulasi di pasar.

“Ada perubahan tarif untuk sewa toko dan kios serta pelataran,” katanya.

Tahun 2016 – 2017 tambahnya, sewa pelataran hanya Rp 1.000 per hari, sewa toko dan kios Rp 45 ribu per bulan. Namun mulai tahun 2018 – 2019, tarif sewa tersebut naik 1 kali lipat.

“Tahun ini sewa toko dan kios Rp 45 ribu jadi Rp 90 ribu, awalnya Rp 60 ribu jadi Rp 120 ribu. Begitu juga sewa pelataran menjadi Rp 2 ribu,” sebutnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *