Tanaman Padi Warga Bolo Diserang Hama Wereng

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tanaman padi warga Desa Radabou Kecamatan Bolo diserang hama wereng. Kondisi itu dikhawatirkan akan menyebabkan gagal panen.

Kondisi padi Desa Radabou Kecamatan Bolo yang diserang hama wereng. Foto: Yadien

“Ini  harus segera ditangani. Karena dikawatir akan menpengaruhi hasil pertanian,” ujar salah seorang petani Desa Rasabou Muhammad, Sabtu (26/1).

Kata dia, virus itu sudah berlangsung selama satu bulan. Padi terlihat merah dan pucuk daunya mati. Karenanya, Muhammad berharap dinas pertanian dan penyuluh pertanian agar segera mengecek kondisi tanaman padi tersebut dan mencarikan solusi.

“Dinas terkait harus segera turun dan memberikan solusi konkrit,” tuturnya.

Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Bolo Ibrahim mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait munculnya hama wereng di lokasi tanaman pertanian wilayah Rasabou dan sekitarnya. Informasi itu berdasarkan laporan PPL desa setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi lebih lanjut dengan PPL dan memberikan pemahaman kepada petani mengenai hama wereng tersebut.

“Awalnya hama wereng meletakan virus sehingga muncul berbagai penyakit seperti Tungro,” jelasnya.

Selain itu kata Ibrahim, munculnya penyakit pada tanaman padi juga disebabkan oleh embun saat malam serta penggunaan pupuk urea yang berlebihan oleh petani. Untuk itu, petani diharapkan jangan menggunakan pupuk urea yang berlebihan.

Ia membeberkan, untuk mengantisipasi hama wereng tersebut, petani bisa menggunakan obat fungsida jenis Remazole -P dicampur dengan Insektisida yakni Duppont Cair, Manufer dan insektisida lainnya.

“Tapi kalau padi mulai bunting, petani harus menggunakan Bom padi,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *